ugetuget - Zona Jelajah Menara Eiffel Dukung Perkembangan Sains dan Teknologi
Sumber gambar: jojorlamrias.blogspot.co.id
in

Zona Jelajah Menara Eiffel Dukung Perkembangan Sains dan Teknologi

UGETUGET — Peresmian Zona Jelajah Menara Eiffel pada September lalu menambah jumlah zona sains dan teknologi di Taman Pintar Yogyakarta. Zona ini dibangun untuk memperkenalkan sejarah konstruksi sosial pembangunan menara Eiffel yang menjadi landmark di kota Prancis.

“Zona ini sekiranya dapat memberikan informasi lengkap mengenai Menara Eiffel serta sejarah konstruksi sosial pembangunannya, juga mengenai beberapa hal terkait Prancis termasuk budaya, seni, dan teknologi yang ada di Prancis,” ucap Heroe Purwadi, wakil Wali Kota Yogyakarta.

Afia Rosdiana, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar Yogyakarta, menambahkan, sains murni dari zona tersebut menekankan pada ilmu konstruksi. “Setiap kehidupan kita sains, dengan adanya menara Eiffel ini kalau sains murninya secara konstruksi, bagaimana bentuknya, kenapa bentuknya seperti itu, berapa mur atau baut yang diperlukan, dan sebagainya.”

Menurut keterangan Heroe, saat ini Taman Pintar memiliki 53 zona dengan 1.327 alat peraga. “Dengan dibangunnya Zona Jelajah Menara Eiffel, Taman Pintar memiliki 53 zona dengan 1.327 alat peraga, baik ilmu pengetahuan maupun teknologi, bervariasi mulai dari ilmu murni, teknologi ukuran, dan muatan budaya sosial yang atraktif, mendidik, dan mencerdaskan masyarakat.”

Pembangunan zona ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Jean Charles Berthonnet, pada November 2016. “Untuk MoU sudah sejak November 2016, ini merupakan tindak lanjut dari kedatangan Pak Dubes Prancis ke Taman Pintar. Lalu kita canangkan membangun sebuah zona menara Eiffel dan pada September ini sudah terealisasi,” jelas Afia.

uget uget - Zona Jelajah Menara Eiffel Dukung Perkembangan Sains dan Teknologi 2
Penyerahan Cinderamata dan jabat tangan Wakil Wali Kota Yogyakarta dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia. Foto: ugetuget.com
uget uget - Zona Jelajah Menara Eiffel Dukung Perkembangan Sains dan Teknologi
Foto: ugetuget.com

Afia menambahkan, peresmian zona ini juga dalam rangka menyambut ulang tahun Kota Yogyakarta ke-261. “Ini semacam kado ulang tahun bagi Kota Yogyakarta ke-261. Harapannya dengan penambahan zona ini kita bisa memberikan ilmu pengetahuan baru terkait dengan menara eiffel, dan dapat semakin menambah warna ilmu pengetahuan yang ada di Taman Pintar.”

Proses perencanaan pembangunan berupa sketsa hingga desain memakan waktu cukup lama. “Pembangunannya hanya sekitar 45 menit, tetapi pembuatan konsep agak lama karena kita juga mengundang CT yang mengolah eiffel. Konsepnya dari sketsa sampai desain, kita sudah berdiskusi dengan mereka, sekitar bulan Maret, jelasnya.”

Pada sambutannya di acara peresmian ini, Jean Charles Berthonnet melihat masyarakat Indonesia memiliki ketertarikan yang besar pada menara Eiffel. “Ketika tiba di sini, kami melihat bahwa menara eiffel menjadi daya tarik yang menyenangkan bagi anak-anak muda di Indonesia. Dan saya kira sangat tepat jika dibuatkan sebuah tempat di museum ini supaya publik yang datang dapat mengetahui beberapa misteri, baik dari segi teknis maupun sejarah dari si ‘Ibu Besi’ ini.”

Menurutnya, kesamaan visi misi antara pemerintah kota Yogyakarta dan Prancis untuk memperkenalkan sains bagi semua orang mendukung proses kerja sama pembangunan zona tersebut. “Pembukaan zona jelajah menara eiffel ini menandai bentuk konsolidasi kerja sama antara Institut Francais Indonesia (IFI), Dinas Pariwisata, dan Wali Kota Yogyakarta.”

Ia meyakini kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. “Saya yakin kerja sama yang efektif di bidang sains dan pendidikan akan memberikan kontribusi dan perkembangan sosial bagi teknologi yang ada di Indonesia,” tutup Jean.

Sumber gambar: jojorlamrias.blogspot.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

ugetuget- Come Back Manis Pelatih Tujuh Puluh Dua Tahun, Opa Heynckes

Come Back Manis Pelatih Tujuh Puluh Dua Tahun, Opa Heynckes

ugetuget-Benarkah Liga Champions sudah Berakhir Untuk Dortmund

Benarkah Liga Champions sudah Berakhir Untuk Dortmund