Berada di Final, Zidane Mengejar Rekor Baru
Sumber gambar: www.foottheball.com
in

Berada di Final, Zidane Mengejar Rekor Baru

UGET UGET – Sebagai pesepakbola era ’90-an, Zidane memang terkenal lihai dalam memainkan si kulit bundar. Pengalaman bermainnya pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Saat membela dua tim raksasa Italia dan Spanyol, Zidane membuktikan bahwa ia tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Zidane pernah merasakan Scudetto bersama Juventus dan Real Madrid. Di Timnas Prancis dia juga di-plot sebagai kapten tim.

Mungkin jika berbicara tentang kepelatihan, Zinedine Zidane bisa dikatakan kurang berpengalaman khususnya dengan tim besar. Sebelumnya Zidane memang melatih Tim Real Madrid Castilla atau tim B El Real.

Zidane tergolong masih muda untuk urusan menjadi juru racik sebuah tim. Tapi, kini namanya mulai diperhitungkan, dari sebagai pemain hingga seorang pelatih. Awal mula nama Zidane diperhitungkan ialah ketika ia diberi mandat oleh Bos Los Blancos untuk menggantikan Rafael Benitez sejak 4 Januari 2016. Belum genap menangani El Real, Rafael Benitez dianggap gagal membuat Real Madrid tampil impresif di beberapa laga.

Berada di Final, Zidane Mengejar Rekor Baru
Sumber gambar: www.foottheball.com

Dengan dipecatnya Benitez dan digantikan dengan Zidane, kini kursi panas kepelatihan ditangani Zizou sampai sekarang. Tak perlu waktu lama hingga ia bisa disejajarkan dengan pelatih top lainnya. Ia telah memberikan segalanya untuk Tim Ibukota Spanyol ini dengan koleksi gelar : Trofi La liga (2016-2017) , Piala Super Spanyol (2017), Liga Champions (2016, 2017) serta Piala Dunia Antarklub (2016, 2017) .

Persembahan Gelar Zidane untuk Los Blancos masih bisa bertambah seusainya Final Liga Champions pada 26 mei 2018 mendatang di stadion Olimpiade, Kiev, Ukraina.

Di final, Madrid akan melawan wakil dari Inggris, yaitu Liverpool yang telah lama puasa gelar Liga Champions. Terakhir kali Liverpool juara ialah pada tahun 2005.

Pencapaian Zidane kini menyamai Marcello Lippi yang membawa Juventus ke final 3x beruntun di tahun 1996, 1997 dan 1998 tapi dari 3 kesempatan itu Lippi hanya membawa Juve juara tahun 1996 saja.

Sementara itu Zidane mampu menorehkan hasil gemilang dengan membawa El Real masuk final 3x beruntun dan sudah menjuarainya di 2 kesempatan terakhir. Kini Zizou mengejar rekor baru dengan menjuarai 3x beruntun asalkan Zizou bisa menumbangkan lawannya di final nanti.

Kini Zidane menyebut lolosnya Los Blancos ke final tiga kali beruntun bukan hal yang normal. “Namun, kini kami telah mencapainya (final)  dan kami akan berusaha memenangkannya. Kami akan bertarung habis-habisan untuk mempertahankan gelar ini,” tutur Zidane

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Membaca Buku Bisa Perpanjang Umurmu

Membaca Buku Bisa Perpanjang Umurmu

Sekitar 11.000 Tahun Lalu, Kukang Berbentuk Raksasa

Sekitar 11.000 Tahun Lalu, Kukang Berbentuk Raksasa