WISATA BANTUL: 3 TITIK SURGA DI AIR TERJUN PUCUNG

WISATA BANTUL: 3 TITIK SURGA DI AIR TERJUN PUCUNG

UGET UGET – Kalau wisata air terjun di Gunungkidul mungkin sudah biasa. Kali ini berbeda, di daerah Bantul terdapat tempat wisata Bantul yang baru, yaitu Air Terjun Pucung. Lokasi tepatnya terletak di Seloharjo, Pundong, Bantul.

Air terjun ini berbeda lho dengan air terjun lainnya. Mengapa? Karena air terjun ini mempunyai 3 lokasi air terjun yang ketinggiannya berbeda-beda.

Air terjun yang pertama mempunyai ketinggian kurang lebih 10 meter. Di situ tempat yang paling enak dan cocok buat mandi bareng temen-temen. Untuk kedalaman airnya saya kurang tahu, tapi karena saya melihat banyak anak-anak yang mandi di sana sudah menandakan kemungkinan tidak terlalu dalam. Alangkah lebih baiknya kalau berkunjung ke sana, pastikan lihat kedalamannya terlebih dahulu.

Suasana kesejukan dan keasrian di sana masih benar-benar terjaga dan alami. Panas terik matahari saja nggak terasa. Suasana yang mendukung seperti ini cocok untuk merefresh otak yang sudah jenuh dengan aktivitas sehari-hari.

Meluncur ke air terjun kedua, pengunjung harus naik ke atas bukit dengan jalan yang lumayan licin karena jalannya berupa jalan setapak bebatuan yang masih dipenuhi pohon. Hampir seperti jurang.

Kalau kesulitan naik, kalian harus pegangan pohon yang kuat supaya tidak terpeleset. Pastikan cari pijakan yang tepat supaya lebih mudah naik ke atas. Karena medannya yang cukup menyita waktu, mungkin waktu tempuh yang dibutuhkan kira-kira kurang lebih 5 menit untuk tiba di lokasi.

Air terjun kedua ini terbilang memiliki ketinggian yang rendah atau landai. Di sepanjang aliran dipenuhi batu-batu kecil dan besar. Pengunjung bisa bersantai menikmati suasana sekitar sembari duduk di atas batu dan mengayun-ayunkan kedua kaki di air atau memasukkan kaki ke dalam air. Hanya saja, di sini tidak bisa dijadikan tempat untuk mandi karena tempatnya sempit dan banyak bebatuan.

Setelah menikmati air terjun kedua, pengunjung bisa lanjut menuju ke lokasi air terjun ketiga. Jaraknya tidak terlalu jauh, tapi saya belum tahu pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke lokasi. Bagaimana wujud air terjunnya saya belum tahu karena belum pernah lihat. Tapi, menurut teman saya air terjun ketiga ini hampir sama dengan air terjun kedua yang ketinggiannya rendah. Suasananya juga sama dikelilingi pepohonan di sekitarnya.

Untuk menuju ke lokasi air terjun pengunjung harus melewati rumah-rumah warga karena lokasi air terjun ini terletak di paling ujung kampung itu. Waktu tempuh yang dibutuhkan dengan naik motor hanya sekitar 1 jam saja dari daerah Banguntapan ke tempat itu. Jadi, tidak terlalu jauh, kan.

Lokasinya mudah dijangkau dan tidak sulit. Sesampai di daerah sana, saya tidak langsung sampai ke tujuan. Saya harus memakirkan kendaraan terlebih dahulu di depan rumah warga yang tarif parkirnya hanya seikhlasnya saja.

Barulah kemudian, berjalan kaki menyusuri jalan untuk sampai ke tempat tujuan. Jalannya menanjak, bebatuan, dan licin. Jadi, perlu hati-hati ketika berjalan, ya. Usahakan pakai sepatu supaya lebih aman dan nyaman.

Sepanjang jalan yang disusuri hanya akan ditemui pohon-pohon yang menjulang tinggi dan alunan suara gemercik air sungai. Suara gemercik air itu seakan menghantarkan saya untuk sampai ke tempat tujuan yang jaraknya dari tempat parkir cukup jauh. Kira-kira waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke air terjun pertama sekitar 10 menit.

Untuk bisa menikmati keindahan alam ini memang sungguh membutuhkan perjuangan. Seperti mimpi-mimpi kita yang harus diperjuangkan.

Bagi pengunjung baru jangan heran atau malu kalau pengunjung tempat tersebut didominasi oleh anak-anak asli daerah setempat. Karena memang kenyataannya hanya anak-anak saja yang sering datang ke tempat itu. bisa dikatakan belum banyak masyarakat yang tahu tempat wisata air terjun itu.

Sumber gambar: spadepicnic.wordpress.com

1

Yuk, Dapetin Konten Keren di Email

Kita pilihkan konten yang pasti kamu suka. Masukkan emailmu