ugetuget- Akankah Wenger Out Terdengar Sekali Lagi?
in

Wenger Out: Akankah Terdengar Sekali Lagi?

UGETUGETWenger Out berembus kencang jelang berakhirnya musim kompetisi Premier League 2016/2017 lalu. Hasil minor yang didapat pada paruh kedua musim 2016/2017 menjadi sebab utamanya.

Sepak bola indah yang diperagakan anak asuh Arsene Wenger tak bisa lagi bisa menghibur fans. Mereka ingin melihat Arsenal yang berprestasi. Wenger hanya bisa memberi hiburan lewat sepak bola indahnya.

Tapi, suara-suara sumbang itu meredup di akhir musim. Wenger mulai mendengar teriakan fans dan mengubah filosofi permainan timnya. Arsenal mulai meraih kemenangan demi kemenangan. Di akhir musim, Wenger tidak jadi Out.

Keputusan manajemen Arsenal dan pemilik klub Alisher Usmanov untuk mempertahankannya harus bisa dibayar oleh Wenger. Ia harus menjawab keragu-raguan fans terhadap dirinya. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan Wenger hanyalah memberi trofi turnamen mayor untuk Arsenal. Kalau tidak, bisa jadi Wenger Out akan benar-benar terjadi.

Namun, Wenger seperti tidak benar-benar ingin melakukannya. Ia malah terlihat seperti ingin dipecat. Sebab, tidak ada lagi yang dapat ditonton dari permainan Arsenal musim ini. Arsenal sudah tidak lagi bermain dengan indah. Kemenangan juga sulit untuk diraih. Kalau terus seperti ini, juara liga hanya akan jadi impian belaka.

Dalam delapan pertandingan Premier League yang sudah berjalan, Arsenal sudah mengalami tiga kekalahan. Mirisnya lagi, dua di antaranya justru terjadi saat mereka melawan tim kecil seperti Stoke City dan Watford. Pun, walaupun Watford saat ini berada di peringkat empat, di atas kertas seharusnya Arsenal bisa mengalahkan mereka.

Ditambah lagi fakta bahwa Arsenal sudah tiga kali kalah di laga kandang, membuat gelar juara liga jadi tambah mustahil untuk Arsenal. Kalau Arsenal terus-terusan kalah di laga tandang, menyapu bersih seluruh laga kandang pun tak akan mampu membawa mereka juara. Sebab, mereka masih punya enam belas pertandingan yang akan mereka lakoni di luar Emirates.

Kalau tren gagal menang di laga tandang terus terjadi, jangankan juara liga, empat besar saja rasanya akan berat.

Memang bukanlah satu hal yang bijak untuk mencoret sebuah tim dari perburuan juara di saat kompetisi baru berjalan delapan pertandingan. Namun, melihat situasi yang terjadi di Arsenal saat ini, dan kalau Wenger tidak segera berbenah, bukan lagi juara yang diimpikan oleh fans, tetapi Wenger Out.

Sudah terlalu banyak rasanya kesempatan yang telah diberikan kepada Wenger. Musim ini bisa jadi kesempatan terakhirnya untuk membuktikan diri. Pak Tua bernama Arsene Wenger itu memang sangat berjasa untuk Arsenal. Berkat kerja kerasnyalah, Arsenal bisa menjadi salah satu raksasa di liga Inggris.

Tapi, itu dulu, hampir dua dasawarsa silam. Ia berhasil memberikan kejayaan untuk Arsenal pada masa mudanya. Waktu itu otaknya masih sangat brilian sampai dijuluki The Professor. Sekarang, Wenger adalah orang tua yang barangkali sudah lupa dengan strategi menjadi juara.

https://www.youtube.com/watch?v=TGO-VCoXxI0

Sumber gambar: The Telegraph

Permadi Suntama

Written by Permadi Suntama

Pengamat sepakbola Jepang. Sering nonton bola lewat live score.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

uget uget - Memasak Mie Instan Kuliner Nusantara Dengan Mesin Otomatis

Memasak Mie Instan Kuliner Nusantara Dengan Mesin Otomatis

sertifikasi guru pns

Sertifikasi Guru Untuk Swasta dan PNS, Apa Bedanya?