Wasit yang Baik Harus Sempurna dan Jangan Sampai Ceroboh
Sumber gambar: talksport.com
in

Wasit yang Baik: Harus Sempurna dan Jangan Sampai Ceroboh?

UGET UGET – Sudah sejak dulu wasit yang baik dituntut untuk menjadi orang yang sempurna. Bahkan keputusannya yang tidak adil bisa jadi perbincangan besar di dunia sepak bola. Apalagi kalau sampai ceroboh ya? Bisa jadi heboh seperti apa yang terjadi belum lama ini.

Apa yang dilakukan Tony Chapron saat memimpin laga di Lague 1 Prancis saat Nantes melawan PSG berhasil menggemparkan pencinta sepak bola di seluruh dunia. “Leluconnya” saat memberi kartu kuning kedua pada pemain Nantes, Diego Carlos dianggap banyak orang sebagai perbuatan ceroboh. Bahkan dirinya sendiri pun mengakui bahwa sikap ceroboh yang dia lakukan tempo hari itu tidak perlu.

Dalam pertandingan Nantes melawan PSG tempo hari, sebagai seorang wasit, terlihat Chapron yang berusaha berlari mendekati bola. Hal ini memang sering dilakukan oleh wasit yang baik pada umumnya. Bagaimanapun dia memang sudah seharusnya melakukan itu agar penglihatannya lebih jelas kalau-kalau ada kejadian penting atau pelanggaran di sana.

Sayangnya, saat berlari mendekat itu, dia kurang memperhatikan pemain yang ada didekatnya. Diego Carlos yang merupakan defender Nantes tentu memiliki keiinginan yang sama untuk berlari cepat menuju bola yang saat itu mengancam pertahanannya. Akhirnya, dengan tidak sengaja pemain itu bertabrakan dengan sang wasit, Chapron dan mengakibatkan wasit itu terjatuh.

Leluconnya adalah saat wasit itu justru dengan sengaja menendang kaki Carlos. Bukan hanya itu, sang wasit langsung bangkit dan memberi kartu kuning kedua kepada Carlos. Itu artinya, Carlos mendapatkan kartu merah dan harus dikirim keluar dari lapangan untuk mandi lebih dulu.

Keputusan ini bukan hanya mengherankan, tapi juga membuat banyak orang tertawa. Begitupun bagi presiden Nantes yang menganggap kejadian itu sebagai lelucon. Diego Corlos pun mengaku tidak mengerti dengan kejadian ini. Mengapa tiba-tiba wasit itu menendangnya secara sengaja plus memberinya kartu kuning kedua yang berujung kartu merah untuknya itu.

Beruntung pada akhirnya masalah ini ditangani secara sigap oleh direksi teknik perwasitan dan komisi federal perwasitan Liga Prancis dan memutuskan untuk membatalkan kartu kuning kedua Diego Carlos. Itu artinya, Carlos masih tetap bisa membela timnya di pertandingan Lague 1 selanjutnya. Chapron pun diistirahatkan sementara dari tugasnya sebagai wasit.

Wasit memang hanya manusia dan tidak akan mungkin bisa sempurna. Tapi setidaknya dia sudah seharusnya melakukan tugasnya dengan sebaik mungkin dan mencoba menjauhi keputusan yang salah. Para pencinta sepak bola sudah sering memaafkan keputusan pengadil yang terkadang tidak adil itu. Bagaimanapun kita juga paham bahwa siapapun itu orangnya pasti sudah mencoba untuk menjadi wasit yang baik setiap kali diminta untuk memimpin laga.

Yang sudah terjadi biarlah terjadi. Anggap saja ini tambahan hiburan di dunia sepak bola.

Sumber gambar: talksport.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Dalam Hubungan, Hilang Tanpa Kabar Adalah Tanda Kamu Seorang Pengecut

Dalam Hubungan, Hilang Tanpa Kabar Adalah Tanda Kamu Seorang Pengecut

Lagu Keren Camila Cabello yang Nggak Kalah Asyik dari Havana

Lagu Keren Camila Cabello yang Nggak Kalah Asyik dari Havana