Wasit PSS Vs Madura FC Tiba-tiba Lupa Hukum Offside
Sumber gambar: liputan6.com
in

Wasit PSS Vs Madura FC Tiba-tiba Lupa Hukum Offside

UGETUGET | Kontroversi wasit Indonesia tak lekas sembuh. Banyak keputusan yang disayangkan sebab secara jelas hal tersebut melawan aturan main, tapi tetap saja disahkan. Keputusan ini sebenarnya terkesan lucu di laga PSS vs Madura FC di 8 besar Liga 2.

Beberapa kejadian wasit yang mengganjal, hingga pada keputusan fatal yang membuahkan kemenangan bagi PSS. Terkait hal ini, seolah ada campur tangan ‘komplotan wasit’ atas sebuah kemenangan.

Memang dunia sepakbola terus mencari formula agar pertandingan berjalan dengan fair play, sampai pada akhirnya muncul VAR (Video Assistant Referee).

Teknologi yang diharapkan membantu wasit untuk mengambil keputusan yang tepat. Namun pada akhirnya tetap saja pada keputusan wasit akan melihat VAR atau tidak. Meskipun teknologi dianggap merusak sisi seni dan kemanusiaan dari sepak bola.

Di liga Indonesia, sudah menjadi tragedi tahunan di Liga 2. Apalagi kontroversi wasit selalu terjadi di momen krusial saat peserta ngotot untuk lolos ke kasta lebih tinggi.

Dalam laga PSS berhadapan dengan Madura FC, terdapat beberapa hal unik yang tentu asik dibahas. Mulai dari keputusan wasit menganulir gol Madura FC, pergantian wasit utama M. Reza Pahlevi dengan wasit cadangan Agung Setiawan. Kemudian kontroversi pengesahan gol PSS.

Dua keputusan offside yang fatal dalam satu laga. Wasit sudah lupa hukum offside di sepakbola? Atau kurang paham?

pemain Madura FC protes
Sumber gambar: jawapos.com (Pemain Madura FC protes).

Keputusan hakim garis menganulir gol Usman di pertengahan babak kedua dinilai keputusan yang tidak tepat. Dilihat dari tayangan ulang pun posisi Usman saat mendapatkan bola dari rekannya bukan posisi offside.

Kejadian ini memicu protes official Madura FC terhadap hakim garis. Tentu keputusan ini merugikan tim Madura FC.

Pergantian wasit Pahlevi dengan Agung Setiawan termasuk mengganjal di menit 71. Pahlevi yang tiba-tiba ke pinggir lapangan dan menunjukkan gerak-gerik cedera memulai drama di pertandingan ini. Peristiwa ini menghabiskan waktu yang sangat lama.

Dilansir dari situs jawapos.com, menurut Purwanto, mantan wasit FIFA, seharusnya wasit yang diganti tidak boleh berada di bangku fourth official. Kalau memang Pahlevi terkena cedera.

Kemudian kejadian ini berbuntut ke tambahan waktu. Dalam pertandingan tersebut, pertandingan yang terjeda sangat lama hanya diberikan waktu tambahan 2 menit saja. Purwanto mengatakan hal tersebut tidak wajar, sebab dinilai dalam keadaan pertandingan berlangsung dan aktif.

wasit ganti di laga PSS vs Madura FC
Sumber gambar: jawapos.com (Wasit ganti di laga PSS vs Madura FC).

Proses terjadinya gol PSS. Tentu keputusan ini yang sangat disoroti banyak pecinta sepakbola. Pada menit ke-81, PSS mencetak gol melalui gol bunuh diri bek Madura FC Muhammad Choirul Rifan yang mencoba menghalau umpan silang pemain PSS Ilhamul Irhas.

Gol itu kembali mengundang kemarahan pihak tim tamu karena Ilhamul sudah terlebih dahulu terjebak offside saat menerima umpan sodoran, namun asisten wasit tak mengangkat bendera tanda offside.

Wasit Agung yang berada dalam posisi tak ideal sempat melihat hakim garis dan kemudian mengesahkan gol tersebut. Purwanto pun bersikeras keputusan Agung tersebut amat fatal.

Tentu kejadian ini memancing kemarahan publik. Ini merupakan cerminan sepakbola Indonesia yang tidak sehat. Sebagai wasit harus tegas dan tidak takut dengan apapun demi keadilan.

Written by Budi

Sehat selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Mengenal Stan Lee, Pencipta Dan Kreator Tokoh-tokoh Superhero

Mengenal Stan Lee, Pencipta Dan Kreator Tokoh-tokoh Superhero

Keberhasilan M. Syafiq Addarisy Menjadi Wakil Duta Seni UNY

Keberhasilan M. Syafiq Addarisy Menjadi Wakil Duta Seni UNY