Tiga Warung Kopi Unik Jogja, Pernah Ke Sini?
Sumber gambar: dining.grivy.com
in

Tiga Warung Kopi Unik Jogja, Pernah Ke Sini?

UGET UGET – Di tahun 2008, mungkin baru ada dua warung kopi di Yogyakarta. Blandongan yang dulunya berada di Nologaten lalu pindah ke daerah Sorowajan. Dan Ratri yang berada di Jalan Kaliurang. Hanya berselang beberapa tahun saja, sudah banyak warung kopi yang muncul di kota ini.

Kini sudah tidak terhitung lagi ada berapa jumlah warung kopi di Yogyakarta. Tapi dari seluruh warung kopi tersebut, saya punya tiga kenangan terhadap warung kopi yang menurut saya unik, nyentrik, dan aneh.

Kenapa juga saya menyebutnya kenangan? Karena tiga warkop ini sudah tidak ada lagi (saya mencoba mencarinya, tapi tidak ketemu. Mungkin belum ketemu). Ada banyak alasan yang melatarbelakangi warkop-warkop ini tidak eksis lagi. Tapi kisah yang menyertainya akan selalu abadi.

Inilah ketiga warung kopi yang saya maksud.

Warung Kopi Nagata

Dulu, warkop ini berlokasi di daerah Nologaten, Sleman. Untuk menuju ke sana harus melewati kuburan atau tempat pemakaman umum. Tempatnya lumayan besar, tidak luas, tapi panjang dan menghadap ke sawah.

Bisa dibilang warkop ini adalah warung kopi tahun 2010 ke atas yang masih menawarkan menu ketela dan kacang rebus. Nyentriknya, seluruh properti, mulai dari karpet hingga dispenser ada tanda inventaris dari beberapa kampus di Yogyakarta.

Warkop ini sudah seperti rumah bagi beberapa pengunjunganya. Bahkan tidak jarang ada pelanggan yang tidur di sana. Dan ketika jam 2 atau 3 malam, mereka bangun, ambil air wudhu, dan melaksanakan sholat tahajud. Sungguh indah.

Warung Kopi Blackstone

Warung kopi ini sudah beberapa kali berganti nama. Dari Kandang Jaran, Ding Dong, hingga yang terakhir adalah Blackstone. Mie Goreng Blackstone adalah salah satu hal yang paling saya ingat dari warkop ini.

Di antara menu-menu lainnya, Mie Goreng Blackstone adalah yang paling mencuri perhatian. Selain karena menu yang lainnya biasa saja, satu menu ini membentuk persepsi pengunjung seolah Mie Goreng Blackstone itu sangat spesial.

Akhirnya saya bertanya, “Mie Goreng Blackstone itu spesialnya apa sih Mas? Bedanya apa sama mie yang biasa?”.

Jawabannya pun tak kalah luar biasa. “Beda dong. Nanti mie-nya diolah-olah gitu Mas”, ucap kasirnya.

Ternyata setelah disajikan, mie gorengnya biasa saja. Yang membuat berbeda hanyalah piringnya. Menggunakan piring berbentuk daun. Ya, hanya itu. Memang sungguh spesial!

Saat bernama Blackstone, wabah wifi sudah menjamur. Tapi saat itu, model wifi yang digunakan masih terbatas kuota. Sehingga kalau ada pengunjung yang melakukan download, maka kecepatan akses perangkat lainnya akan menurun drastis. Dan mulailah, dari pengunjung lain, kasir, hingga pemiliknya berkata: “ra download, ra download!

Warung Kopi D’Moz

Saat itu jam 1 malam. Saya bersama teman memutuskan singgah ke warkop ini. Ternyata sangat sepi. Untuk berbasa-basi sekaligus memesan minuman, saya bertanya kepada pelayannya.

“Wah, sepi banget Mas. Sudah pada pulang ya Mas pengunjungnya?” tanya saya.

“Mas, saya jaga dari jam 1 siang hingga malam ini, pengunjung yang datang baru Masnya,” jawab pelayannya.

“Buset” batin saya. Di satu sisi, sebagai pengunjung pertama saya merasa bangga. Di sisi lainnya hati saya merasa getir.

Selain itu, yang menarik dari warung kopi ini adalah seaneh apapun menu yang diinginkan, pasti ada. Pada kunjungan lainnya, teman saya pernah memesan es jus jahe. Menu yang aneh untuk ukuran saat itu. Tapi yang lebih aneh, pelayan warkop tersebut menyanggupi dan menyatakan bahwa menu tersebut ada.

“Luar biasa!” batin saya.

Masih banyak lagi kisah dan kenangan dari tiga warkop ini. Jika dikumpulkan seluruhnya mungkin akan menjadi sebuah buku tebal. Warung kopi pada masa itu memang menemani dan menempa kehidupan para mahasiswa. Semoga kesuksesan selalu menyertai pemilik, karyawan, dan pengunjung yang pernah singgah di warung kopi tersebut.

Sumber gambar: dining.grivy.com

Written by Punkaz D. Singaraska

Suka dengan teori-teori konspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Keripik Bonggol Pisang Pelengkap Bukti Sempurnanya Pohon Pisang

Keripik Bonggol Pisang: Pelengkap Bukti Sempurnanya Pohon Pisang

Wisata Di Jogja Gua Cerme, Potret Wisata Eksotis

Wisata Di Jogja: Gua Cerme, Potret Wisata Eksotis