Faktanya Wanita Lebih Memilih Pasangan Hidup Dengan Keyakinan yang Sama
Sumber gambar: www.imgrum.org/user/pidibaiqquotes
in

Faktanya Wanita Lebih Memilih Pasangan Hidup Dengan Keyakinan yang Sama

UGET UGET – Keyakinan yang sama merupakan alasan paling utama kenapa wanita ingin menikah dengan pasangan hidup. Keyakinan di sini termasuk dalam konteks iman dan agama. Kalian akan mengayomi satu sama lain dengan arah dan tujuan yang sama. Nah kira-kira apa saja sih alasan para wanita lebih memilih hidup bersama dengan pria dengan keyakinan yang sama? Berikut penjelasannya.

Keyakinan tentu memengaruhi pula apa yang menurut kita benar dan salah. Nah pandangan ini sifatnya sangat mendasar, apa yang benar dan salah diimplementasikan langsung dalam keseharian kita. Nah jika pandangan yang berbeda terlalu besar, ini dapat memicu masalah dalam sebuah hubungan.

Bagi orang yang egois, dia cenderung tidak ingin disalahkan. Apalagi kalau sampai pasangannya sendiri yang menghina agamanya. Bahkan tidak mau mengucapkan selamat hari raya satu sama lain pun bisa menyebabkan percekcokan. Padahal dua orang berbeda agama yang memutuskan untuk menikah, perlu terus membangun rasa menghargai satu sama lain.

Menurut saya, pernikahan beda agama rentan terhadap percekcokan. Karena dalil yang ada pada keyakinan tersebut sudah tertanam kuat dalam diri kita. Ini jelas akan memengaruhi cara hidup. Kalau keyakinan masing-masing tidak kuat, bisa saja mereka malah bingung akan arah hidupnya.

Apalagi ketika suami harus menjalankan kewajiban dalam agamanya. Sebagai istri, kamu juga harus membantu menyiapkan kebutuhannya. Begitu pula sebaliknya. Apalagi dalam hubungan keluarga, pengorbanan dan pelayanan adalah kunci keharmonisan. Kepiawaian dalam mempertahankan kekompakan dalam keyakinan yang berbeda, jauh lebih besar tantangannya.

Masing-masing pasangan harus menyingkirkan pandangan kaku pada agamanya. Sebab dalam praktiknya, mereka tidak akan bisa bertahan apabila masing-masing masih kekeuh pada anggapan bahwa agamaku lebih baik daripada agama lain.

Apalagi jika memiliki anak nantinya, perbedaan keyakinan pasti akan menjadi sesuatu yang mengganjal. Pasti ada momen-momen di mana kalian merindukan sebuah keluarga yang rukun. Siapa yang tidak ingin satu keluarga kompak pergi beribadah bersama, menjalankan kewajiban agamanya bersama.

Belum lagi memikirkan agama anak. Penting untuk mendiskusikan agama anak. Bila kondisi keluarganya tidak mendukung, anak akan bingung memilih agama. Atau malah orang tua saling tidak mau mengalah karena merasa sama-sama memiliki andil untuk mengarahkan anak.

Sebaliknya, jika kondisi keluarganya mendukung, anak malah bisa belajar kerukunan dalam perbedaan, juga dikenalkan pada realitas kemajemukan di masyarakat. Setiap pasangan beda agama memunyai tantangan yang lebih besar dalam prosesnya nanti. Jika mereka siap akan segala risiko yang akan dihadapi, saya rasa tidak masalah.

Namun, memiliki pasangan dengan keyakinan yang sama tetap menjadi dambaan. Bahkan banyak dari kita memohon doa agar diberikan pasangan hidup yang seiman dan seagama. Apalagi ketika agamanya lebih kuat daripada kita, pasanganmu itu jelas dapat membimbingmu menjadi pribadi yang lebih baik dengan keyakinan/agama kalian bersama sebagai landasannya.

Sumber gambar: www.imgrum.org/user/pidibaiqquotes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Lagu Keren Camila Cabello yang Nggak Kalah Asyik dari Havana

Lagu Keren Camila Cabello yang Nggak Kalah Asyik dari Havana

Street Foot Makanan Pedas yang Bikin Ketagihan

Street Food: Makanan Pedas yang Bikin Ketagihan