Wadi Hanifa, Lembah Indah di Kota Riyadh
Sumber gambar: destinationksa.com
in

Wadi Hanifa, Lembah Indah di Kota Riyadh

UGET UGET – Berkat kemajuan ekonomi dari perdagangan minyak dan pariwisata, Arab Saudi telah berkembang sangat jauh. Dari hanya gurun pasir yang tandus, kota-kotanya kini telah disulap menyerupai replika surga yang indah.

Riyadh, sebagai ibukota Arab Saudi, memancarkan sejuta keindahan. Di samping Menara Kingdom Center dan Al-Faisaliah yang menjulang megah, juga terdapat museum King Abdul Aziz Historical Center dan Qasr ak-Hokm. Keduanya tidak hanya menampilkan sejarah, tetapi juga bisa menjadi destinasi wisata karena keanggunan arsitekturnya.

Namun yang tak kalah indah adalah Lembah Wadi Hanifah. Wadi Hanifa sendiri terletak di ibukota Arab Saudi yaitu Riyadh. Wadi Hanifa adalah lembah yang memotong ibu kota Arab Saudi, Riyadh, dengan panjang 120 km atau sekitar 75 mil dari utara ke selatan.

Lembah Wadi Hanifah melewati berbagai desa dan kota seperti Ha’ir, Jubaila, Irqah, dan masih banyak kota yang lainnya. Lembah Wadi Hanifah mempunyai pemandangan alam yang menakjubkan seperti oasis yang membentuk lembah.

Di lembah tersebut terdapat danau yang dikelilingi oleh pohon kurma. Pemandangan ini sangat unik mengingat hanya sebagian negara saja yang bisa membuat pohon kurma tetap hidup. Selain pohon kurma yang mengelilingi danau Wadi Hanifa, suara gemericik air sepanjang Wadi Hanifa pun mampu menghadirkan suasana yang tenang dan nyaman sehingga dapat membuat hatimu terasa tenteram.

Selain itu, kamu bisa melakukan berbagai kegiatan yang mengasyikan ketika berkunjung ke Lembah Wadi Hanifah ini seperti memancing, piknik, atau duduk-duduk di bebatuan yang terdapat di atas danau. Wadi Hanifa juga sering menjadi jalur migrasi para burung.

Jika berkunjung ke lembah ini pada waktu yang pas, kamu dapat melihat burung-burung tersebut beterbangan secara serempak. Pemandangan ini pasti jarang sekali didapatkan. Selain sebagai tempat pariwisata yang dapat melapangkan hati, Wadi Hanifa turut dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai tempat pembuangan limbah harian. Wadi Hanifa dapat menampung limbah harian yang mencapai 650.000 meter kubik.

Walau menggunakan Wadi Hanifa sebagai tempat pembuangan limbah, pemerintah tetap membangun pusat pengelolah limbah modern yang didukung dengan program rehabilitasi lingkungan dan penghijauan agar keindahan Wadi Hanifa tetap terjaga.

Meskipun proyek yang dijalankan pemerintah ini masih belum selesai, sekarang Wadi Hanifa terlihat semakin hijau karena semakin banyaknya pepohonan dan taman-taman yang indah. Dengan proyek pemerintah, kota gurun nan gersang ini akan menjadi kota yang semakin indah, nyaman, dan sejuk.

Sebagai kota yang penuh dengan perkantoran dan jam-jam sibuk, para penduduk Riyadh memiliki tingkat stress yang cukup tinggi. Dengan adanya Lembah Wadi Hanifah, tingkat stress para penduduk menjadi relatif berkurang.

Sumber gambar: destinationksa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Di Toraja, Kuburan Tak Selalu Menyeramkam 1

Di Toraja, Kuburan Tak Selalu Menyeramkam

Museum Sisa Hartaku, Sisa-Sisa Keganasan Gunung Merapi

Museum Sisa Hartaku, Sisa-Sisa Keganasan Gunung Merapi