uget uget, Vokalis Sisir Tanah Dan Peran Musik Sebagai Penanda Suatu Era
Sumber gambar: www.sorgemagz.com
in

Vokalis Sisir Tanah Dan Peran Musik Sebagai Penanda Suatu Era

UGETUGET – Suara merdu vokalis Sisir Tanah, Bagus Dwi Danto memecah sudut Bilik Remaja dalam sesi ‘Musik dan Bilik, Musisi Bercerita Tentang Musik dan Ruang Privat’ di Ruang Pamer Laras dan Club Esta PKKH UGM dalam rangkaian Festival Arsip 2017, di bulan September lalu. Bilik Remaja ini menjadi ruang simulasi di mana arsip keseharian dapat disimulasikan dalam bentuk kamar.

Menurut Lisistrata Lusandiana, Direktur Festival Arsip 2017, acara ini terselenggara untuk mengembalikan ingatan pengunjung akan dekorasi kamar sebagai wujud ruang musik pada era 2000-an. “Musik adalah produk dari pengetahuan dan kultur. Kebudayaan tidak bisa lepas dari musik. Jadi musik berperan penting sebagai pengingat suatu era,” jelasnya.

Acara ini merupakan bentuk visualisasi dari beberapa tulisan dalam buku Ensemble oleh Forum Peneliti Musik Laras berkolaborasi dengan Club Esta. “Ini hasil riset Laras konsepnya ruang musik, menggambarkan Bilik Remaja di 17 tahun lalu, istilahnya mendioramakan kamarnya,” jelas Penanggung Jawab Program Musik dan Bilik, Prastica Malinda.

Vokalis Sisir Tanah Dan Peran Musik Sebagai Penanda Suatu Era uget uget
Musisi Irfan S. Drajat menyanyikan lagu Kepada Yang Tercinta (Ytc) disarikan dari cerpen Perpisahan Baik-Baik karya A. S. Laksana.

Bilik Remaja ini dibuka pada 19 September dan berakhir pada 1 Oktober. Kamar dipilih sebagai sesuatu yang menggambarkan ruang privat, di mana orang sering mengekspresikan musik di dalamnya. “Settingnya default, tapi bisa berubah kalau ada pengunjung.” Prastica menambahkan, di luar sesi Musisi Bercerita Tentang Musik, pengunjung dapat menganggap dan mendekor Bilik Remaja ini layaknya kamar pribadi. “Pengunjung bisa dekor kamar sesuai dengan musik pada zamannya atau musik yang sedang hits kala itu, nanti (pengunjung) dapat reward swafoto,” ujarnya.

Desain Bilik Remaja ini dilengkapi dengan berbagai pilihan ornamen dalam kamar, seperti buku, kaset, CD, lukisan, poster, alat musik, radio, speaker, hingga ornamen pelengkap lain  seperti baju dan sepatu. Dalam sesi ini pengunjung berkesempatan untuk mengganti dan mengubah sendiri sesuai keinginannya. “Kamar itu mengekspresikan seperti apa kita, sama halnya dengan musik, saya akan mendekor kamar saya seperti apa, boleh,” jelasnya.

Dalam sesi kali ini, Bilik Remaja mengundang dua musisi Irfan S. Drajat, vokalis band Jalan Pulang dan Bagus Dwi Danto, vokalis Sisir Tanah yang juga tergabung dalam Forum Laras. Mereka diundang untuk menghibur pengunjung dengan konsep keseharian yang santai. “Nanti konsepnya santai saja, mereka (musisi) akan ngobrol-ngobrol sama nyanyi,” jelas Prastica.

Di luar sesi Musisi Bercerita Tentang Musik ini, pengunjung bisa mengakses Bilik Remaja dengan cara-cara yang lebih hidup. “Pengunjung bisa bermain. Ini dibayangkan sebagai kamar di mana pengunjung bisa memilih selera musik sendiri dan bisa memilih waktu di masanya,” ujar Irfan.

Sesi kali ini dibuka dengan dua lagu dari masing-masing musisi, yang diikuti dengan sesi tukar cerita. Suasana dibuat sesantai mungkin bahkan diselingi dengan berbagai guyonan yang memicu respons dan gelak tawa penonton. Irfan dalam sesi kali ini mengungkapkan, sebagian besar waktunya menulis lagu dihabiskan di dalam kamar. “O iya, saya kalau nulis lagu sambil genjrengan selalu di dalam kamar, biasanya buat puisi terus dicocokkan sama chord,” ungkapnya.

Pengunjung diberi kesempatan untuk mengenal dua musisi tersebut lebih dekat. Bilik Remaja ini sekaligus menjadi ajang membangun keintiman interaksi antara penonton dengan musisi idolanya. Pengunjung bebas bertanya mulai dari awal karier, inspirasi musik, hingga pengalaman meniti karier. “Acara ini terselenggara supaya pengunjung bisa menyaksikan langsung keseharian aktivitas musisi ini, bahwa arsip itu dekat dengan keseharian kita, misalnya kamar kita sendiri,” tutup Prasticia.

Sumber gambar: www.sorgemagz.com

https://www.youtube.com/watch?v=0qEp_nQ_9Uw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Opening Video Soundtrack Angling Dharma Jadi Inspirasi Shaolin Soccer? uget uget

Opening Video Soundtrack Angling Dharma Jadi Inspirasi Shaolin Soccer?

ricardo kaka akhirnya pensiun dari sepak bola

Perjalanan Karir Ricardo Kaka Izecson dari Sao Paulo PC ke Orlando City