Trik Bebas Baper Mendengar Kabar Mantan Menikah
Sumber gambar: felicianazareth.blogspot.co.id
in

Trik Bebas Baper Mendengar Kabar Mantan Menikah

UGET UGET – Putus dengan mantan mungkin menyakitkan. Apalagi saat mengetahui dirinya sudah bertunangan dan akan segera menikah. Ya, mantan menikah. Meskipun pikiranmu begitu yakin tak ada bayang-bayang mantan lagi, namun hatimu tak dapat berbohong.

Pasti ada perasaan kesal dan emosi kala undangan pernikahan mantan sudah sampai di tanganmu. Tapi ini tak lantas menjadi alasan untuk bertindak bodoh ya. Life must go on. Kamu memang tak bisa mengelak rasa sakit hatimu. Maka dari itu, sadarilah dan kemudian ikhlas melepasnya pergi.

Berikut adah lima hal yang perlu dilakukan supaya tidak baper saat mantan menikah.

1. Pahami baik-baik emosi yang dirasakan.

Saat mendengar atau menerima undangan pernikahan mantan, hatimu mungkin merasa tak enak. Perasaan itu membuatmu bingung. Semacam kalut, tapi kamu tak berani untuk mendeskripsikan perasaan itu. Kamu terlalu takut untuk mengetahui ada perasaan kesal, sedih, dan cemburu yang berkecamuk dalam hati.

Pasti tak enak membiarkan begitu saja perasaan itu. Hal yang perlu kamu lakukan, janganlah lari dari perasaanmu sendiri. Melainkan coba pahami apa yang kamu rasakan. Coba kenali dan deskripsikan perasaanmu itu. Dengan begitu, kamu akan dapat mencari jalan keluar dari gundahmu itu. Kalau memang kamu merasa kesal atas pernikahan mantanmu, ya akuilah.

2. Ceritakan kegundahan hatimu pada sahabat agar pikiranmu tenang.

Curhat is a good medicine. Sahabatmu pasti mau mendengarkan keluhanmu. Tak masalah untuk mengungkapkan kesedihanmu mendengar kabar mantanmu akan segera menuju pelaminan. Kabar pernikahan itu sekaligus mempertegas bahwa mantanmu tak menaruh harap lagi padamu, dan akan fokus menata kehidupannya dengan sosok baru itu.

Hati siapa yang tidak gundah. Mengingat masa-masa indah kebersamaan kalian, justru membuatmu semakin kesal saja. Ada perasaan tidak terima, meskipun sudah berstatus mantan. Saat kamu tak sanggup menahan kegundahan itu, ceritakanlah. Setidaknya pikiranmu semakin lega. Sahabatmu pun memakluminya sebagai sebuah proses mengikhlaskan, memaafkan, dan melupakan.

3. Berhenti membayangkan pernikahannya, apalagi stalking media sosialnya.

“Rasanya pingin pukul mantan pakai panci.” Kekesalan itu mungkin berkecamuk dalam hatimu, sebab kamu terus menganggap pernikahan mantanmu sebagai upaya balas dendam. Sebagai sebuah penghianatan. Atau kamu menyalahkan dirimu sendiri karena menyia-nyiakannya. Atau kamu malah merasa malu karena telah satu langkah tertinggal dari mantanmu. Kalau ini kamu benar-benar berlebihan deh.

Kamu sampai stalking media sosialnya, cari tahu aktivitasnya bareng calon pasangan hidupnya. Kamu tak hentinya membayangkan pernikahan mereka. Cobalah untuk berhenti mengurusi kehidupan mantanmu. Biarkan saja dia hidup tenang bersama dengan sosok lain. Ini justru membuatmu semakin gagal move on.

Waktumu akan terbuang sia-sia hanya untuk mengetahui perkembangan kabar mereka. Lebih baik kamu alokasikan waktumu untuk menyenangkan pikiranmu. Lakukan hobimu, siapa tahu ketemu jodohmu.

4. Tenangkan pikiran dan abaikan komentar negatif dari orang lain.

Orang mungkin akan mengomentari, “mantanmu aja sudah nikah, kamu kapan?” Jleb banget kalau sudah dibandingkan dengan kehidupan mantan. Mungkin kamu yang tak kunjung mendapat pacar baru pasca putus dari mantanmu itu akan terlihat sangat menyedihkan. Mungkin saja orang-orang di sekitarmu akan mencemoohmu tak laku, jomblo abadi lah, dan lain sebagainya.

Tidak perlu panik dan kesal mendengarkan omongan seperti ini. Melainkan tenangkan pikiranmu terlebih dulu. Biar saja orang berkata apa. Komentar mereka tak akan menjatuhkanmu sebagai pribadi yang tegar. Cobalah untuk berpikiran terbuka bahwa cinta tak harus memiliki. Mungkin mantanmu akan lebih bahagia bukan denganmu, atau begitu juga sebaliknya yang terjadi padamu.

5. Belajar ikut berbahagia atas pernikahannya. Karena kamu pasti bisa lebih bahagia nantinya.

Sambutlah pernikahan mantanmu dengan senyum kebahagiaan. Ikhlaskan hatimu untuk menerimanya sebagai sebuah proses kehidupan yang harus kamu terima. Yakinlah bahwa kamu juga akan sama bahkan lebih bahagia dari mantanmu. Tidak perlu kecewa dan patah semangat.

Yakinlah bahwa kamu juga akan segera menemukan pasangan hidupmu, hidup bahagia bersamanya. Segala yang sudah tidak perlu dianggap sebagai sebuah penyesalan. Perpisahan kalian mungkin sudah menjadi takdir terbaik yang digariskan Tuhan.

Sumber gambar: felicianazareth.blogspot.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Keajaiban Rasa Syukur yang Tidak Seharusnya Diabaikan

Keajaiban Rasa Syukur yang Tidak Seharusnya Diabaikan

Inilah Beberapa Keuntungan Memiliki Saudara

Inilah Beberapa Keuntungan Memiliki Saudara