Tradisi Unik Malam Tahun Baru Lempar Perabotan Bekas Lewat Jendela
Sumber gambar: www.kotaku.com.au
in

Tradisi Unik Malam Tahun Baru: Lempar Perabotan Bekas Lewat Jendela

UGET UGET – Setiap orang punya caranya sendiri merayakan momen pergantian tahun. Malam Tahun Baru menjadi titik untuk lebih berani melangkah, meninggalkan kebiasaan buruk di masa lalu. Hal-hal ini biasanya dilakukan secara simbolis.

Nah untuk sebagian masyarakat di Hillbrow, Johannesburg, Afrika Selatan punya caranya sendiri nih. Mereka memiliki tradisi merayakan tahun baru dengan membuang perabotan ke luar rumah lewat jendela. Waduh kalau barangnya cukup besar bagaimana ya? Haha.

Dilansir inews.id, aktivitas ini bertujuan untuk mendapatkan awal tahun baru yang baik. Melempar furnitur lama dari jendela dijadikan sebagai simbol untuk mengusir hal buruk sekaligus memulai hal yang baru. Biasanya orang akan menimbun lemari es tua, sofa, dan yang lainnya di minggu-minggu terakhir menjelang malam tahun baru.

Barang-barang ini menyimbolkan sesuatu yang telah usang dan harus segera diganti dengan yang baru. Apalagi barang rusak yang justru hanya memenuhi rumahmu. Daripada menyimpan sesuatu yang tak berguna, lebih baik dibuang saja.

Mungkin ini sama halnya dengan; daripada menyimpan dendam, lebih baik memaafkannya; daripada berbohong, lebih baik mulai berani mengatakan yang sejujurnya. Atau daripada melakukan kebiasaan buruk seperti mencontek, merokok, nyinyir, dan sebagainya, lebih mulia menata diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Kalau kamu merayakan malam tahun baru di Hillbrow sebaiknya menghindari berjalan di dekat atau bawah jendela. Sebab kamu harus berjaga-jaga siapa tahu ada perabotan “terbang” ke arahmu. Masih dilansir inews.id, melempar furnitur dari bangunan tinggi memang telah dilarang sebagai tradisi berbahaya dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi namanya tradisi pasti sulit untuk tidak dilakukan ya?

Sebuah tradisi biasanya telah mendarah daging. Seperti ada yang kurang lengkap kalau tidak dilakukan. Kalau di Indonesia, tidak menyalakan kembang api dan petasan, atau tanpa bakar-bakaran nampaknya tahun baru serasa kurang meriah.

Kalau menurut saya, tradisi ini memang cukup unik. Tetapi tradisi melempar perabotan rasanya sangat berbahaya dan berisiko. Disamping membahayakan orang lain, tradisi ini juga bisa memenuhi jalan dan mengganggu lalu lintas orang yang lewat.

Alangkah baiknya perabotan tersebut dijual ke pengepul atau diloakkan saja. Selain menguntungkan sang empunya barang, juga memberikan kemudahan bagi pengepul barang bekas.

Sumber gambar: www.kotaku.com.au

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Alasan Mengapa Teman Baru Itu Menarik

Alasan Mengapa Teman Baru Itu Menarik

Generasi Milenial Harus Tahu Pengobatan Bekam

Generasi Milenial Harus Tahu Pengobatan Bekam