uget uget - Tradisi Minum Teh: Fakta Uniknya Menarik
Sumber gambar: id.wikipedia.org
in

Tradisi Minum Teh: Fakta Uniknya Menarik

UGETUGET – Saya sebagai orang yang lahir di Yogyakarta, tidak bisa tidak, sejak kecil sudah akrab dengan minuman yang bernama teh, dan tradisi minum teh. Biasanya minuman ini disajikan saat panas. Saya masih ingat betul bagaimana rasa teh saat saya kecil.

Yogyakarta, pada pertengahan tahun ’90-an, terkenal dengan udaranya yang sangat dingin. Bahkan minyak goreng tiap pagi pasti selalu beku karena saking dinginnya. Bisa kalian bayangkan, bagaimana nikmatnya meminum teh panas, yang manis dan kental di pagi hari itu. Sungguh nikmat!

Kebiasaan ini ternyata diadopsi oleh kerajaan Britania Raya atau Inggris. Biasanya mereka melakukan tradisi minum teh saat sore hari. Sedangkan orang Jogja, tak kenal hari. Bisa pagi, siang, sore, maupun malam, minuman utamanya adalah teh.

Tetapi, dalam waktu puluhan tahun, tradisi minum teh ini berkembang. Selain karena faktor cuaca, faktor teknologi juga sangat memengaruhinya. Misalnya saja dengan munculnya teknologi kulkas, maka teh yang biasanya disajikan panas, kini juga bisa disajikan dingin.

Kalian tidak akan terlalu kesulitan untuk menemukan minuman ini di Yogyakarta. Kalian bisa menemukannya di angkringan, warung burjo, kafe, hingga restoran yang sangat mewah. Teh sudah menjadi identitas dan jati diri masyarakat Jogja.

Pada masa lalu, karena kebiasaan minum teh manis, kerajaan-kerajaan di Nusantara mendirikan banyak pabrik gula yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ada gula pasir, gula merah (Jawa), dan ada gula batu.

Selain itu, ternyata di bidang kesehatan, teh mempunyai manfaat yang sangat besar. Fungsi utama dari teh adalah berperan sebagai peluruh racun di dalam tubuh. Jadi, proses detoksifikasi sudah dikenal oleh masyarakat yang murah senyum ini sejak dulu.

Kemudian, teh juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini dikarenakan teh mempunyai kandungan vitamin C aktif. Bahkan teh juga mampu mencegah pikun. Ini menjelaskan kenapa nenek saya yang sudah berusia 80 tahun masih ingat betul tentang uang yang dijanjikan oleh anak cucunya.

Sebagai penerus bangsa ini, alangkah baiknya jika tradisi minum teh tetap dilanjutkan.

Sumber gambar: id.wikipedia.org

Punkaz D. Singaraska

Written by Punkaz D. Singaraska

Suka dengan teori-teori konspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

ugetuget - Gunung Gambar: Memandang Alam dari Ketinggian Ngawen

Gunung Gambar: Memandang Alam dari Ketinggian Ngawen

uget uget - Kartun Captain Tsubasa: Fragmennya Memang Ada!

Kartun Captain Tsubasa: Fragmennya Memang Ada!