Tenang, Jamaah Masjid Tidak Hilang. Mereka Pergi, Untuk Kembali
Sumber gambar: riauonline
in

Tenang, Jamaah Masjid Tidak Hilang. Mereka Pergi, Untuk Kembali

UGETUGET – Baru-baru ini, beredar di sosial media foto spanduk yang berisi berita kehilangan jamaah Shalat Tarawih. Dalam foto tersebut, tertulis “Informasi Orang Hilang” dengan ukuran huruf besar di bagian atas. Selayaknya berita kehilangan, dijelaskan pula ciri-ciri serta waktu kehilangannya. Yang membedakan dari berita kehilangan lain adalah, penggunaan ciri-ciri untuk menggambarkan orang hilang bersifat jamak. Artinya, kalimat penjelasnya bisa ditujukan untuk siapapun asalkan ia memiliki ciri-ciri seperti yang disebutkan.

“Informasi Orang Hilang. Telah hilang saudara kami yang mengisi shaf-shaf masjid kami seperti awal-awal Ramadhan. Ciri-ciri: Islam, balig, sehat jasmani dan rohani. Lokasi hilang: mall dan pusat perbelanjaan. Hilang sejak: +/- hari ke-15 Ramadhan. Jika Anda menemukan saudara-saudara kami supaya mengantarkan ke masjid terdekat,” demikian isi tulisan di spanduk tersebut.

Diketahui, foto spanduk ini pertama kali diunggah oleh pemilik akun Twitter @FebrianiFatma pada selasa 5 Juni 2018. Hingga hari ini, unggahan tersebut sudah dicuit ulang oleh netizen sebanyak 402 kali dan mendapatkan 130 suka.

Namun Anda tidak perlu panik. Pun terburu-buru menekan tombol share untuk membagikan berita kehilangan ini di setiap grup jejaring sosial yang Anda ikuti. Kehilangan ini adalah hal yang wajar. Hal yang sering terjadi dan menjadi rutinitas setiap tahunnya.

Jamaah yang Hilang

Tenang, Jamaah Masjid Tidak Hilang. Mereka Pergi, Untuk Kembali
Sumber gambar: riauonline

Sebagaimana kita ketahui, dan mungkin juga sudah menjadi rahasia umum, hal ini sering terjadi di manapun. Urutan peristiwanya adalah: shaf penuh sampai di luar masjid saat minggu-minggu awal Ramadhan, lalu mulai berkurang sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu, untuk kemudian kehilangan tersebut benar-benar terasa saat masjid terasa sangat longgar di pertengahan awal puasa. Ya, pasti di masjid yang berada di desa Anda juga seperti ini, kan?

Namun ada siklus lainnya lagi. Seiring akhir Ramadhan yang semakin dekat, khususnya di minggu terakhir bulan Ramdhan, shaf masjid akan mulai terisi lagi. Sedikit demi sedikit, jamaah yang hilang mulai kembali.

Mungkin Anda pun bertanya-tanya, ke mana perginya mereka selama ini? Tak perlu khawatir, karena pertanyaan ini bukan Cuma di benak Anda. Sedang orang-orang tua yang khusyuk menikmati bulan Ramadhan dengan berusaha shalat Tarawih terus di masjid saja tidak komentar, lalu Anda, yang hanya punya sedikit pengalaman dibandingkan mereka, mau maju untuk mengomentari hal ini? Aduh, ada-ada saja. Pokoknya tenang saja. Kepergian mereka hanya sementara, seperti lagu lawas era 80-an, mereka pergi untuk sementara, bukan untuk selamanya.

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

5 Tips Mudik Lebaran Agar Perjalanan Anda Lancar

5 Tips Mudik Agar Perjalanan Anda Lancar

Pesan untuk Wanita Sesungguhnya Kecantikan Abadi Bukan Dinilai dari Wajah dan Pakaiannya

Pesan untuk Wanita: Sesungguhnya Kecantikan Abadi Bukan Dinilai dari Wajah dan Pakaiannya