Telur Asin Aneka Rasa, Berikan Sensasi Asyik Menyantapnya
Sumber gambar: creoflick.net
in

Telur Asin Aneka Rasa, Berikan Sensasi Asyik Menyantapnya

UGET UGET – Telur asin biasanya memiliki rasa asin dari garam saja. Namun kini telur asin hadir dengan aneka rasa rendang, soto, gulai, hingga rasa buah. Ide ini rupanya muncul dari Kelompok Peningkatan Peran Wanita Sehat Sejahtera (P2WKSS) Arum Ndalu yang tepatnya berada di Dusun Padokan dan Mrisi, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

Inovasi ini diprakarsai sejak tahun 2015 hingga saat ini. Penasaran tidak bagaimana cara pembuatannya? Kalau proses pembuatan telur asin original dengan direndam pada campuran batu bata halus dengan garam. Rupanya pembuatan telur aneka rasa ini tidak jauh berbeda dengan versi originalnya. Perbedaannya hanya terletak pada bumbunya saja.

Dilansir dari okezone.com, cara pembuatannya pertama cuci bersih dahulu telur bebek atau telur ayam yang akan diproses. Setelah itu, telur diamplas agar kulitnya menipis sehingga bumbu mudah meresap. Setelah benar-benar bersih, buat adonannya dengan mencampur bata halus dengan bumbu yang diinginkan dan diaduk hingga rata.

Telur pun bisa langsung dibalut dengan adonan dan didiamkan selama seminggu untuk rasa original dan dua minggu untuk rasa lainnya seperti rendang, gulai dan soto. Namun, bumbu ini harus ditetesi air setiap dua hari sekali agar bumbu tidak kering dan rasanya makin meresap.

Untuk yang rasa buah, proses pembuatannya jauh lebih lama dan rumit. Pemberian bumbu harus diulang sebanyak tiga kali sebab rasa buah lebih susah meresap. Telur aneka rasa ini bisa laku dijual seharga Rp5.000 per butirnya. Sedangkan telur asin dengan rasa original dihargai Rp3.000 per butir. Dengan bermodalkan telur bebek seharga Rp 1800 sampai Rp 2.000 saja, mereka bisa meraup untung Rp 1.000 hingga Rp 3.000 per butirnya.

Upaya yang bagus terlebih ini dilakukan sekaligus untuk memberdayakan perempuan. Bahkan usaha ini masih tetap berjalan hingga kini. Telur yang rasanya asin ini memang masih menjadi lauk andalan. Telur berwarna biru itu seakan-akan sudah menjadi “jodohnya” sayur, termasuk sayur nangka (gori), sayur brongkos, lodeh, rawon, hingga sayur oseng.

Beberapa waktu lalu harga garam juga melonjak tinggi sehingga produsen telur asin juga sempat terganggu. Kenaikan harga garam bisa mencapai Rp 4.000. Sehingga membuat beberapa produsen telur asin sengaja memproduksi dalam jumlah sedikit.

Namun, telur rasa buah ini nampaknya bisa menjadi cara cerdas para produsen telur asin dalam memutar otak. Nama telur asin memang lantas mengukuhkan telur bebek yang diberi rasa asin. Namun sekarang khususnya di Jogja, kita para konsumen bisa menikmatinya dalam rasa yang bervariasi. Tentunya sensasi makan telur asin jauh lebih menarik.

Sumber gambar: creoflick.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Ayah Dituntut Memiliki Kemampuan Menata Kuku dan Gaya Rambut Anak

Ayah Dituntut Memiliki Kemampuan Menata Kuku dan Gaya Rambut Anak

Sudah Akrabkah dengan Kementrian Paling Gokil Se-Indonesia

Sudah Akrabkah dengan Kementrian Paling Gokil Se-Indonesia?