Syair Ranggawarsita Yang Tidak Banyak Diketahui Orang- Petunjuk Untuk Anak Cucu Nuswantara
Sumber gambar: issiregar.wordpress.com
in

Syair Ranggawarsita Yang Tidak Banyak Diketahui Orang: Petunjuk Untuk Anak Cucu Nuswantara

UGET UGET – Beberapa hari terakhir, di media sosial, seperti facebook dan twitter, muncul syair Ranggawarsita yang jarang diketahui oleh banyak orang. Syair itu sudah berbahasa Indonesia. Pastinya itu merupakan terjemahan, karena kita tahu bahwa pujangga terakhir dari tanah Jawa ini menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa tuturnya.

Meskipun belum jelas syair tersebut diambil dari serat ataupun kitab yang mana, tapi ada banyak pesan yang sangat jelas di syair tersebut. Pesan tersebut adalah tentang peralihan zaman atau adanya zaman baru. Kemudian ada gunung yang akan ‘terbuka’. Lalu juga disebutkan tentang kebesaran Nuswantara.

Sebelum mendedah terjemahan syair tersebut, bagi yang belum tahu siapa R. Ng. Ranggawarsita, ia merupakan seorang pujangga yang berasal dari Kasunanan Surakarta. Bakat syairnya tentu saja diperoleh dari ayah dan kakeknya yang juga merupakan para penyair istana.

Tapi yang membedakan pujangga besar terakhir ini dengan pendahulunya adalah lakon hidupnya yang sangat berwarna. Pria yang mempunyai nama kecil Bagus Burhan ini justru lebih sering bergaul dengan para warok dibanding belajar ke Pesantren. Bahkan, ia lebih juga belajar hal mistik melalui abdinya.

Hingga akhirnya ia mendapat wahyu dan seketika berubah menjadi seseorang yang tekun belajar dan pandai berbahasa, baik lisan maupun tulis.

Syair Ranggawarsita Yang Tidak Banyak Diketahui Orang- Petunjuk Untuk Anak Cucu Nuswantara
Sumber gambar: Facebook.com

Di kemudian hari, saat ia menjadi pujangga di era Pakubuwana VII, ia banyak melahirkan banyak karya sastra dengan kualitas yang sangat tinggi. Bahkan tidak jarang karya sastra ciptaannya sering menggambarkan tentang masa depan penduduk Nuswantara.

Salah satu syair gubahan R. Ng. Ranggawarsita yang paling legendaris adalah “Zaman Edan”. Mungkin syair ini ada hubungannya dengan terjemahan syair yang sedang ramai di media sosial.

Terkait zaman baru, apakah ini artinya zaman edan telah berakhir dan akan berganti menuju sebuah zaman yang lebih baik? Ataukah justru lebih edan lagi?

Lalu kebesaran Nuswantara apakah yang akan tersingkap? Apakah akan sesuai dengan dongeng dan legenda yang sering diceritakan kakek dan nenek kita? Apakah bangsa ini memang sebuah bangsa yang besar, sesuai dengan mitos yang sering kita dengar? Kita tunggu dan saksikan.

Sumber gambar: issiregar.wordpress.com

Written by Punkaz D. Singaraska

Suka dengan teori-teori konspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Manchester United vs Chelsea Tidak Ada Opsi Kalah Bagi The Red Devils

Manchester United vs Chelsea: Tidak Ada Opsi Kalah Bagi The Red Devils

Mostar Sevdah Reunion Musik Balkan Eropa Timur

Mostar Sevdah Reunion: Musik Balkan Eropa Timur