Situasi di San Siro yang Semakin Kacau
Sumber gambar: sportfair.it
in

Situasi di San Siro yang Semakin Kacau

UGET-UGET | Situasi di San Siro sedang tidak baik. Milan, berikut dengan fans, pemain, dan pelatihnya akhir-akhir ini jauh dari kedamaian dan kepuasan. Mereka lebih sering diselimuti emosi dan rasa kecewa.

Sudah banyak cerita-cerita tentang optimisme AC Milan untuk menjadi lebih baik lagi. Tapi hingga kini, klub asal Italia itu belum juga berhasil menunjukkan tajinya. AC Milan belum puas menyakiti penggemarnya yang terlalu berharap. Beruntung, mereka punya banyak fans yang masih setia.

Akhir-akhir ini, situasi di San Siro sedang kacau. Bahkan semakin kacau. Banyak yang mulai gerah dengan performa Milan saat ini. Korban pertama yang disalahkan dan menjadi sasaran kemarahan adalah pelatihnya, Gattuso. Tuntutan ganti pelatih pun tidak terhindarkan.

Situasi di San Siro yang Semakin Kacau
Sumber gambar: sportfair.it

Belum berhenti di situ. Pemain-pemain tertentu yang dinilai tidak mampu berkontribusi banyak menjadi sasaran amuk yang berikutnya. Kritik sering ditujukan kepada mereka. Mengharap pemain-pemain itu segera ditendang pergi dari San Siro.

Derby della Madonnina lalu, membuat situasi di San Siro semakin kian memburuk saja. Awalnya terlihat membanggakan saat melihat Curva Sud dengan indah mempersembahkan banner untuk menyambut laga derby itu. Namun di akhir laga, seiring dengan hasil buruk yang di dapatkan AC Milan, pemimpinnya lantas sakit hati dan tidak bisa menahan lagi kekecewaannya.

Luca Lucci yang merupakan pemimpin Curva Sud mengaku sangat kecewa dengan penampilan skuat Milan yang dia nilai tidak sungguh-sungguh berjuang saat bermain melawan Inter. Dia bahkan menyebut bahwa para pemain dan pelatih tidak menghargai perjuangan fans yang rela tidak tidur demi mempersiapkan koreografi untuk mereka. Jelas dia terlihat sakit hati dan kecewa dengan apa yang terjadi di derby kemarin.

Belum juga reda dari rasa kecewa, Jumat dini hari lalu, Milan kembali tidak bisa mempersembahkan kemenangan untuk para fansnya. Kali ini di ajang European League. Menjamu Real Betis di kandangnya sendiri, Milan harus mengaku kalah 1-2. Benar-benar hasil yang tidak diharapkan oleh para Milanista.

View this post on Instagram

🇬🇧 LOWEST ATTENDANCE!👆🏼 For #MilanBetis only 22’405 fans were attending the match, about 7’000 were Betis fans. Very clear the Milan fans not happy after the derby debacle, not turning up to support the team in this important game. – 🇮🇹 IL MINOR PUBBLICO!👆🏼 Per #MilanBetis erano presenti soli 22’405 tifosi, erano invece 7’000 quelli del Betis. È evidente che i tifosi del Milan sono sono felici dopo la sconfitta del, non venendo a sostenere i ragazzi in questa partita importante. – Credits ACMilanSydney on Twitter. – #curvasudmilano #sansiro #football #soccer #sport #news #calcio #forzamilan #milan #milano #rossoneri #rossonero #milanisti #acmilan #acm #weareacmilan #sportnews #fanclub #sportnews #seriea #footballgirl #lovefootball #acmilanswiss #acmswiss #milanello #italy #nico🔴⚫️

A post shared by ACMilanSwiss (@acmilanswiss) on

Maka biarkan saja jika api kemarahan kini kembali tersulut. Banyak yang tak rela warna Merah-Hitam ini dipertaruhkan dan tidak dijunjung tinggi lagi. Menjadi fans sejati dan selalu mendukung Milan bukan berarti harus mendukung pula keterpurukan mereka. Biar saja semua tahu bahwa Milan tidak seharusnya menjadi tim yang bisa diremehkan dan dianggap mudah seperti sekarang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Girls, Lagi Memulai Dunia Skin Care? Hati-Hati, Kamu Bakal Ketagihan

Girls, Lagi Memulai Dunia Skin Care? Hati-Hati, Kamu Bakal Ketagihan

Tips dan Trik Hari Pertama Kencan: Ini Yang Harus Kamu Lakukan

Tips dan Trik Hari Pertama Kencan: Ini Yang Harus Kamu Lakukan