Jangan Menaruh Harap Pada Si Ingkar Janji
Sumber gambar: otherpriceless.blogspot.co.id
in

Jangan Menaruh Harap Pada Si Ingkar Janji

UGET UGET – Masa pendekatan bisa berhasil, tapi juga bisa gagal. Ada banyak indikator yang bisa memengaruhi cepat lambatnya kegagalan tersebut terjadi. Salah satunya kurangnya niat untuk menyeriusi hubungan, bisa menjadi faktor yang berperan penting. Bagi kamu yang kerap menerima ajakan, namun juga diombang-ambingkan dengan pembatalan janji, sebaiknya tak usah berharap banyak pada si ingkar janji.

Daripada sudah terlanjur sayang, sebaiknya kenali dulu apakah dia serius terhadapmu. Kalau memang serius sih tak akan bertele-tele. Kalau iya ya iya, kalau tidak ya tidak. Dia yang serius padamu tak akan sekadar mengumbar janji, tetapi akan dengan gentle merealisasikan janjinya itu.

Dia akan mengupayakan sesegera mungkin apapun yang bisa membuatmu bahagia. Entah itu janji pertemuan, janji berhenti merokok, janji bekerja dengan sungguh, janji mengenalkan pada teman dan orang tuanya, hingga janji menyelesaikan kuliah tepat waktu, dan masih banyak lagi. Namun sebaliknya dia terus menunda bahkan sibuk mencari alasan untuk mengingkarinya.

Kalau memang niat sih tentu momen pertemuan adalah sesuatu yang sangat dinantikannya dan tak akan dilewatkannya. Mendengar kata iya darimu adalah suatu kesempatan luar biasa. Karenanya dia sangat menghargai waktu yang telah kamu berikan untuknya pada masa PDKT yang masih riskan seperti ini.

“Kemarin ngajakin main, terus sekarang menghilang ditelan badai. Karepe opo?”

“Gimana sih ini orang. Kalau mau ngajak sih yang konsisten gitu lho. Ngajak kok setengah hati gini. Jadi malas.”

“Iya aku janji nanti bakal usahain sudah sukses setelah usaha ini jalan.” Setahun kemudian berlalu…

“Sabar ya, aku masih berusaha merangkak. Kamu kan tahu sendiri gimana usahaku, masih sepi…”

Kalau memang serius tentu urusannya denganmu akan didahulukan. Namun nyatanya ucapannya tak pernah bisa dipegang. Dia pun tak kunjung menunjukkan sinyal keseriusan. Sebaiknya daripada membuang waktumu untuk menunggu orang yang tak penuh dengan kepastian seperti itu, segera sudahi saja harapanmu padanya. Sekalinya ingkar, pasti ada kemungkinan besok akan terulang kembali.

Untuk apa pula memaklumi orang yang menyepelekanmu terus menerus seperti itu. Seolah kamu mau menerima apapun keadaannya, menunggu layaknya orang bodoh, dan menerimanya meski terus berjalan di tempat. Hidupmu hanya akan berakhir sia-sia. Jadi, tegaslah pada orang seperti itu.

Sumber gambar: otherpriceless.blogspot.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Semakin Lama Waktu Kebersamaan dengan Temanmu, Makin Besar Peluangnya Menjadi Sahabatmu

Semakin Lama Waktu Kebersamaan dengan Temanmu, Makin Besar Peluangnya Menjadi Sahabatmu

Lucas Leiva, Nasib Berputar Layaknya Perputaran Bola

Lucas Leiva, Nasib Berputar Layaknya Perputaran Bola