Selingkuh Bukan Perkara Kemampuan Tetapi Kemauan
Sumber gambar: www.johnpatrickadams.com
in

Selingkuh Bukan Perkara Kemampuan Tetapi Kemauan

UGET UGET – Akhir-akhir ini ramai dibicarakan masalah pelakor dan perselingkuhan lainnya. Seperti tidak ada lelahnya orang-orang membicarakan perkara selingkuh ini.

Entah apa yang bisa dibanggakan dari sebuah perselingkuhan. Banyak orang mengecam perbuatan itu. Tetapi ada saja yang tetap melakukannya. Anehnya lagi, justru ada yang bangga. Bangga bisa menyakiti hati orang lain. Bangga bisa membuat orang lain terluka.

Kita mungkin pernah melihat beberapa postingan viral masalah pelakor yang dengan PeDenya merasa menang dan berhasil merebut lelaki orang. Mungkin dia merasa lebih cantik atau merasa lebih dipilih. Hal ini cukup menyedihkan.

Padahal, sebenarnya selingkuh itu bukan perkara kemampuan tetapi kemauan. Jika ditanya mampu atau tidak, saya rasa semua orang di dunia ini bisa melakukannya. Kita tidak perlu modal banyak untuk selingkuh. Asal mau saja. Tidak perlu terlalu cantik atau tampan. Memang sih, penampilan itu modalnya. Akan tetapi, kemauan lebih mendominasi.

Justru orang-orang yang mampu, dalam artian punya banyak hal menarik yang bisa dibanggakan seperti penampilan menarik dan harta melimpah, masih banyak yang setia. Padahal kalau mau, bisa saja dengan mudah mereka mendapatkan selingkuhan. Namun untuk apa semua itu? Apa yang bisa dibanggakan dari sebuah penghianatan?

Kesetiaan adalah benteng paling kokoh untuk mencegah perselingkuhan. Benteng itu harus tetap terjaga selamanya. Saat benteng itu mampu diruntuhkan, jangan ditanya lagi, semua orang akan bisa selingkuh dan menghianati pasangannya.

Mungkin kita berpikir bahwa hanya mereka yang berduwit dan berpenampilan menarik lah yang punya potensi untuk selingkuh. Padahal tidak. Sekali lagi, ini perkara kemauan, bukan kemampuan. Jika ditanya soal mampu, bisa jadi semua orang mampu melakukannya. Tetapi tidak semua orang mau mengkhianati pasangannya.

Hal ini yang harus kita ingat. Selalu ada kemungkinan dan mungkin juga kesempatan untuk melakukan kesalahan bodoh ini. Apalagi mengingat sifat manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang dia punya. Hanya bekal kesetiaan, komitmen, dan saling percaya yang bisa menjaga kita dari kekhilafan ini. Bukan hanya kita yang mampu melakukannya, pasangan kita pun juga punya kemampuan yang sama. Tetapi orang-orang yang benar-benar menghargai cinta dan ketulusan tidak mungkin melakukannya.

Sumber gambar: www.johnpatrickadams.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Ini Lho Efek Cahaya Gawai Bagi Kulitmu

Ini Lho Efek Cahaya Gawai Bagi Kulitmu

Basa-Basi Penting Untuk Bangun Kedekatan Berelasi

Basa-Basi Penting Untuk Bangun Kedekatan Berelasi