Sampah Plastik Benda Ringan yang Sering Disepelekan
Sumber gambar: www.bbc.com
in

Sampah Plastik: Benda Ringan yang Sering Disepelekan

UGET UGET – Kita hidup berdampingan dengan sampah plastik setiap harinya. Saking seringnya, kita sampai mengabaikan mereka. Menganggap keberadaan mereka itu hal yang biasa. Sekalipun mereka terletak bukan pada tempatnya.

Sampah plastik seperti botol dan bungkus makanan memang benda kecil. Ringan. Tidak butuh tenaga banyak untuk membuangnya. Tetapi itu justru yang membuat mereka sering disepelekan. Dibuang sembarangan.

Mungkin tidak asing lagi bagi kita melihat sampah plastik berceceran di jalan. Atau mungkin di tempat umum. Tidak jarang juga kita melihat tidak mengurusi sampah mereka. Kemasan makanan dan minuman diabaikan saja. Ditinggal pergi begitu saja. Itulah yang namanya disepelekan.

Kita bukan anak kecil lagi yang harus dinasehati “buang sampah pada tempatnya” dan “jangan buang sampah sembarangan”. Secara nalar, seharusnya kita sudah sampai pada kesadaran pribadi untuk lebih peduli pada sampah yang ada di sekitar kita.

Sadar dengan kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita sendiri yang berada di sekitar lingkungan itu. Kumuhnya suatu tempat tergantung pada siapa yang menempatinya. Istilah lainnya, itu adalah cerminan bagaimana mereka yang ada ditempat itu. Pedulikah mereka dengan kebersihan? Jawabannya tergambar dari lingkungan tempat mereka tinggal.

Miris sekali jika melihat sampah berhamburan tidak pada tempatnya. Berserakan tak beraturan. Padahal kita tahu sampah plastik itu akan sulit terurai sendiri. Butuh pengolahan, bukan diabaikan.

Miris juga melihat bibir pantai yang seharusnya indah dan nyaman dinikmati berubah menjadi tempat parkir sambah. Botol dan plastik makanan mengapung mengotori pemandangan. Mau renang? Pikir ulang.

Darat dan laut sudah tercemar dengan sampah plastik. Padahal kita tahu di laut juga ada kehidupan. Cukup disayangkan jika lautan kita berubah menjadi kolam sampah. Tempat yang dianggap paling menyejukkan harus ternoda karena kehadiran sampah yang mengotorinya.

Tidak perlu banyak teori dan nasihat lagi. Saat ini kita perlu sebuah aksi. Dimulai dari diri kita sendiri-sendiri. Ingat, dan mungkin perlu dicatat. Meski ringan, sampah plastik tidak layak disepelekan.

Sumber gambar: www.bbc.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Cita-Cita Masa Kecil Tak Selaras Kala Anak Tumbuh Dewasa, Ini Sebabnya

Cita-Cita Masa Kecil Tak Selaras Kala Anak Tumbuh Dewasa, Ini Sebabnya

Hasil Liga Champions Luka Srigala Ibukota Italia dan Taktik Montella yang Setengah Gagal

Hasil Liga Champions: Luka Serigala Ibukota Italia dan Taktik Montella yang Setengah Gagal