Sport

Sakitnya Tersingkir dari Skuad Inti, Harus Pindah? Atau Sabar Bertahan?

UGET UGET – Selain bersaing dengan skuad lawan, setiap pemain juga memiliki persaingan di dalam timnya untuk masuk ke dalam skuad inti. Mereka dituntut untuk dapat memikat hati sang pelatih dan meyakinkannya untuk memilih mereka berada dalam starting line-up suatu pertandingan.

Bisa dibilang tidak ada pemain yang bahagia duduk di bangku cadangan. Meskipun sebenarnya mereka tidak merasakan lelah seperti para pemain yang bermain di lapangan. Bagaimanapun juga, ikut berjuang membela tim adalah tujuan mereka datang di klub itu. Tentu tidak ada pemain yang mau disebut hanya memakan gaji buta saja.

Lebih dari itu, para pemain umumnya mendambakan menit bermain yang banyak. Hal ini juga berguna untuk mengasah kemampuan bermainnya. Meraka pun ingin memiliki kesempatan untuk membuktikan diri. Setidaknya menunjukkan pada dunia bahwa mereka juga layak disebut pemain hebat.

Minimnya kesempatan bermain jelas membuat resah mereka yang gagal bersaing merebut tempat di skuad inti. Terkadang kesempatan itu juga yang dimanfaatkan klub lain untuk meminang mereka. Kegalauan pun berlanjut, antara bertahan, atau berlabuh.

Andre Silva bisa jadi juga merasakan hal yang sama. Pemain yang kala datang ke Milan digadang-gadang akan bersinar, nyatanya gagal merebut tempat di skuad inti. Setiap kali AC Milan bermain, lebih banyak dia menyaksikan dari bangku cadangan dari pada berjuang bersama di dalam lapangan. Sekalipun sesekali dia juga berhasil mencetak gol dan juga menjadi super sub, namun itu tidaklah cukup untuk memuaskan dirinya sebagai pemain. Bagaimanapun dia menginginkan menit bermain yang banyak, karena ini akan berpengaruh pada kepercayaan pelatih di tim nasional juga.

Tidak jauh berbeda dari Silva, ada pula Deulofeu yang sepertinya memang ingin pindah karena hampir bisa dipastikan akan jarang menjadi pilihan di Barcelona. Apalagi setelah kedatangan Philippe Coutinho. Untuk itulah sang pemain lebih memilih untuk mencari labuhan baru. AC Milan mungkin yang dia tuju, tapi Rossoneri sepertinya belum menunjukkan tanda-tanda ingin membukakan pintu untuknya. Cukup disayangkan. Padahal Deulofeu sudah pernah membuktikan kehebatannya saat membela tim merah hitam itu.

Betapa pun, wajar jika seorang pemain ingin pergi untuk mendapat tempat yang pasti. Andre Silva dan Gerard Deulofeu hanyalah dua nama yang mewakili banyak pemain lainnya yang juga merasakan hal yang sama. Galau tidak masuk dalam skuad inti sekaligus galau juga harus bertahan atau pergi.

Meski begitu, kedua opsi itu sama-sama menuntut mereka untuk berbuat lebih. Jika memang bertahan, maka tugasnya tidak lain adalah berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukkan bahwa dia mampu dan layak menjadi pilihan. Dan jika pindah, maka tugas berat untuk membayar kepercayaan pelatih baru adalah hal wajib yang harus dilakukan. Semoga saja mereka cepat bisa menemukan jalannya.

Sumber gambar: www.rossoneriblog.com

Leave a Comment

Pingin konten seru tiap hari?

Dapetin konten menarik di emailmu

Makasih bro, tunggu konten dari kami ya

Ada kesalahan, coba ulangi lagi