Rock Climbing: Proses Mata Pencaharian Hingga Olahraga
Sumber gambar: calisthenics-gear.com
in

Rock Climbing: Proses Mata Pencaharian Hingga Olahraga

UGETUGET | Rock Climbing atau biasa disebut panjat tebing, ternyata olahraga yang asik loh. Bagi kawula muda yang senang mencoba hal baru, aktivitas ini sangat disarankan. Manfaat olahraga ini tentunya tidak usah diragukan lagi.

Dulunya, aktivitas naik turun tebing-tebing batu di pegunungan Alpen dilakukan oleh sekelompok masyarakat untuk memburu chamois, sejenis kambing gunung.

Namun tercatat pada tahun 1492, sekelompok orang Prancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba untuk memanjat tebing Mont Aiguille (2.097 m) di kawasan Vercors Massif. Meski tidak diketahui secara pasti motivasinya.

atlet climbing indonesia
Sumber gambar: bola.com | Atlet climbing Indonesia.

Di Indonesia, tahun 1963, rock climbing hanya dilakukan oleh RPKAD (Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat). Kemudian diikuti oleh Mapala UI. Sampai pada Olympiade di Munich, untuk pertama kalinya panjat tebing dilombakan. Herman O. Lantang dan Rudy Badil menjadi warga sipil pertama yang mencapai Puncak Jayawijaya.

Nah pada tahun 1976, terbentuk Skyger Ameteur Rock Climbing Grup yang dikomandoi Harry Suliztiarto.

Hingga akhirnya di tahun 1980 Skyger mengadakan Sekolah Panjat Tebing pertama di Indonesia. Skyger pula yang menjadi kelompok pertama yang mempunyai peralatan paling lengkap di Indonesia.

Secara garis besar aktivitas ini bergeser dari budaya mata pencaharian, kemudian gaya hidup, dan saat ini menjadi bagian dari olahraga dan rekreasi.

Dilansir dari akun youtube Eiger Adventur, meskipun bukan jenis olahraga kardio, namun bukan berarti olahraga ini tidak melatih otot dan menaikkan denyut jantung.

senja dan panjat tebing
Sumber gambar: grid.id | Senja dan panjat tebing.

Nah, ini beberapa faktor mengapa olahraga ini bisa menaikkan denyut jantung.

Gerakan Statis Isometrik

Gerakan statis dan berulang, terutama pada lengan, menyebabkan darah yang kembali ke jantung semakin banyak. Dengan demikian jantung berdenyut semakin cepat untuk mengembalikan darah ke sirkulasi.

Posisi Tangan Lebih Tinggi Dari Jantung

Aktivitas memanjat tebing membuat posisi tangan lebih sering di atas jantung, sehingga darah kembali ke jantung lebih cepat. Dari proses tersebut mengakibatkan denyut jantung semakin cepat.

Hormon Adrenalin

Munculnya rasa takut dalam ketinggian memacu hormon adrenalin keluar, mengakibatkan denyut jantung semakin cepat.

Nah buat kawan-kawan yang baru mencoba, pasti mengalami nyeri-nyeri pada otot seusai panjat tebing. Nyeri otot ini akibat penumpukan asam laknat yang dihasil dari metabolisme anaerob. Maka dari itu disarankan melakukan pendinginan, minum air yang banyak atau dikompres dengan air hangat.

Written by Budi

Sehat selalu.

Jangan Biarkan Sakit Hati Berkepanjangan Karena Putus Cinta

Jangan Biarkan Sakit Hati Berkepanjangan Karena Putus Cinta

Langkah Awal Kebahagiaan Tidak Memikirkan Hal-Hal yang Tidak Penting

Langkah Awal Kebahagiaan: Tidak Memikirkan Hal-Hal yang Tidak Penting