uget uget - Ritual Pemain Bola: Tidak Aneh untuk Indonesia
Sumber gambar: Captured from YouTube.
in

Ritual Pemain Bola: Tidak Aneh untuk Indonesia

UGETUGET — Ritual pemain bola mungkin tampak aneh bagi masyarakat Barat. Tapi, melihat orang melakukan sebuah ritual bukanlah hal yang aneh di Indonesia. Termasuk di lapangan sepak bola.

Dikaji dari sudut pandang budaya, kebiasaan semacam itu merupakan hal yang lumrah bagi masyarakat Nusantara, masyarakat yang jadi cikal bakal bangsa Indonesia.

Begitu pula dengan sebagian masyarakat lain yang ada di atas muka bumi ini. Mereka yang punya tradisi mengagungkan mitos-mitos leluhur tidak akan heran dengan ritual pemain bola seperti yang dilakukan penjaga gawang BVB Dortmund di video ini.

Tapi, kalau ritual tersebut dilakukan di tengah-tengah masyarakat berperadaban modern, bisa jadi biasa saja. Kalaupun tidak biasa, barangkali masyarakatnya sudah posmodern.

‘Kan sekarang ini zamannya sudah posmodern? Itu kata ilmuwan-ilmuwan dan akademisi di kampus-kampus terkenal milik Sultan Yogyakarta. Eh, maksudnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dengan demikian, segala mitos, misalnya melakukan ritual, sudah seharusnya ditiadakan. Sebab, ritual adalah kebiasaan orang-orang zaman dulu yang sudah kuno. Lebih kuno dari orang yang datang ke kuburan minta wangsit. Eh, itu juga kebiasaan orang zaman dulu.

Terus, kebiasaan masyarakat posmodern itu apa? Bodo amatlah, yang jelas masyarakat posmodern adalah masyarakat yang tidak kuno. Tidak peduli alasan dan batasan untuk menyebut posmodern dan bukan posmodern.

Pokoknya, karena kemarin itu zaman modern, sekarang ini adalah zaman posmodern. Zaman yang tidak punya batas antara yang terbaru dengan yang kuno. Semua bisa baru. Semua bisa kuno. Semua tergantung orangnya, apakah mereka sudah mengalami peristiwa satu abad yang lewat atau belum.

Kalau mereka sudah mengalaminya, berarti itu kuno. Kalau belum pernah, berarti itu yang terbaru, yang ter-up to date. Dan semua orang harus patuh dengan ini karena begitulah aturannya — aturan yang dibuat oleh ilmuwan dan akademisi yang dipercaya memiliki ilmu lebih tinggi daripada orang lain.

Sehingga, waktu Roman Burki, penjaga gawang Borussia Dortmund, selalu meminta bola kepada wasit sebelum kick-off, orang langsung mencari tahu sebabnya: mengapa Roman Burki selalu melakukan ritual yang sama?

Barangkali, di antara mereka ada yang menyebut kelakuan Roman Burki sebagai tindakan yang kuno. Barangkali pula, ada yang menganggap kelakuannya itu modern. Kalau saya sih bodo amat. Mau kuno, mau terbaru, bodo amat.

Saya menganggapnya satu hal yang baik sekaligus buruk. ‘Kan sekarang saya hidup di zaman posmodern? (Walaupun saya tidak tahu zaman macam apa posmodern itu.) Sebagai orang yang hidup di tengah-tengah masyarakat yang memercayai fenomena posmodern, saya pun ikut-ikutan memercayainya.

Kalau saya tidak ikut, nanti saya dimusuhi. Nanti kalau saya jadi pemain sepak bola, dan jadi penjaga gawang kayak Roman Burki, nanti saya tidak dikasih bola. Terus saya harus minta-minta bola kepada semua orang gitu? ‘Kan saya penjaga gawang? Kalau gak dikasih bola ‘kan malah alhamdullillah.

https://www.instagram.com/p/BZqVISxlzjo/?r=wa1

Sumber gambar: Captured from YouTube.

Written by Permadi Suntama

Pengamat sepakbola Jepang. Sering nonton bola lewat live score.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Ugetuget -- Video Lucu Raja Nusa dan Ratu Tara

Video Lucu Raja Nusa dan Ratu Tara

uget uget - Model Baju Batik Pasar Beringharjo Malioboro Bagus-Bagus Loh

Model Baju Batik Pasar Beringharjo Malioboro: Bagus!