Dilan, Rindu itu Berat, Namun Lebih Berat Mengasuh Anak
Sumber gambar: juragancipir.com
in

Dilan, Rindu itu Berat, Namun Lebih Berat Mengasuh Anak

UGET UGET – Dilan, jika suatu kali kau bertemu Milea, katakan padanya: rindu itu berat, biar aku saja. Tapi hasil perpaduan rindu kita biar kau yang urus. Sebab, Dilan, rindu itu ada di dalam hati, tidak mengubah apapun. Sementara buahnya, yang telah mewujud menjadi anak, adalah tanggung jawab yang besar, butuh perhatian 24 jam.

Bayangkan, Dilan, jika anak itu terbangun di malam hari meminta minum. Jangankan itu. Atau misalnya dia buang air (baik kecil maupun besar). Apakah di saat itu rasa rindu yang kau bangga-banggakan bisa menolongmu untuk membasuh kotorannya seperti pesulap?

Ah, tapi Milea mungkin seorang feminis yang beranggapan bahwa menjaga anak adalah tanggungan bersama, begitu juga dengan mencari nafkah merupakan tanggungan bersama. Jika memang Milea seorang feminis, mungkin dia akan jarang berada di rumah, memperhatikan buah hati hasil perpaduan rindu kalian.

Lalu, kau akan menyewa asisten rumah tangga untuk anakmu? Duh, anakmu adalah anakmu, Dilan, bukan anak pembantu. Jika kau berani untuk rindu, maka harus berani pula untuk menerima risikonya. Jangan bawa-bawa nama pembantu.

Terlebih lagi, jangan ikut-ikut cara hidup orang zaman ini. Kamu kan besar di tahun 90-an. Orang hari ini, Dilan, mereka hanya bisa rindu, berkirim kabar pada kekasihnya, lalu menikah. Namun mereka jarang memikirkan kemungkinan-kemungkinan terpahit hasil dari rindunya itu. Nah, mereka itu, Dilan, mereka suka mencari pembantu untuk mengurus anaknya. Sesuatu yang menurutku tidak konsisten akan janji-janji manisnya.

Aku selalu tertawa membayangkan bagaimana jadinya Milea membasuh kotoran anaknya. Milea cantik, kamu tampan, anakmu pasti lebih tampan dan cantik. Tapi kotoran toh tetap kotoran, tidak ada yang manis. Kotoran anakmu itu hasil rindu juga, loh. Berani?

Begitulah, Dilan. Aku tak menakut-nakutimu tentang rindu. Biar saja kamu rindu, tak ada yang melarang. Aku hanya kasihan padamu, jika rindu yang kau maksud itu selalu indah. Tidak, Dilan. Ia akan menjelma kotoran dan tangisan bayi yang suatu malam nanti akan membangunkanmu dari lamunan yang indah.

Sumber gambar: juragancipir.com

https://www.youtube.com/watch?v=wZOdy_sVMhM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Aktif Ngechat dan Membuka Obrolan Bikin Cowok Paham Kalau Kamu Mau Diperjuangkan

Aktif Ngechat dan Membuka Obrolan Bikin Cowok Paham Kalau Kamu Mau Diperjuangkan

ambil screenshot web browser

Mengambil Tampilan Layar Browser Dengan Google Chrome Extension Terbaik Ini