Cewek Banget

Sahabatmu Putus Cinta, Lantaskah Relasimu Juga Terputus Dengan Mantannya?

UGETUGET – Saat teman memiliki pacar baru tentu kita juga turut merasakan kebahagiaannya. Tentu pacar temanmu itu kini menjadi temanmu juga. Banyak kegiatan yang sahabatmu libatkan dengannya, entah itu main bersama, wisata, hingga double date. Pun, kehadiran pacar sahabatmu itu juga bisa menambah relasi pertemananmu.

Namun saat temanmu berakhir putus, bagaimana seharusnya kamu bersikap dengan mantannya itu? Apakah kamu pernah bingung memikirkannya? Saat hubungan temanmu dengan pacarnya terputus, apakah otomatis kamu juga memutus hubungan pertemanan dengan mantannya itu?

Tentu ini menjadi hal yang riskan kalau situasinya sudah tidak begitu mendukung seperti itu. Mau mengajak main bersama jadi pikir-pikir dulu, bahkan untuk sekadar chatting. Di satu sisi, mantannya itu telah kamu anggap sebagai temanmu juga. Namun di sisi lain, tetap menjalin pertemanan dengan mantannya, bisa jadi justru membuat sahabatmu makin sulit.

Entah membuatnya risih, gagal move on, kesal, dan secara halus membuatnya terus dihantui masa lalu, dan lain sebagainya. Untuk mempertimbangkan hal ini, penting untuk mengetahui alasan berakhirnya hubungan mereka. Dengan mengetahuinya, kamu dapat dengan bijak mengambil sikap.

Sahabatmu Putus Cinta, Lantaskah Relasimu Juga Terputus Dengan Mantannya?

Sumber gambar: www.inikata.com

Kalau ternyata kesalahan yang dibuat mantannya itu sungguh tak bisa ditoleransi, lebih baik langsung putuskan hubungan saja. Sebab selain berbahaya untuk sahabatmu, pun juga untukmu. Jika saja alasannya sahabatmu telah dipukul, diteror, dilecehkan, diancam, diintimidasi, atau disakiti hatinya, sudah sebaiknya kamu memutus hubungan dengan mantannya itu.

Sebaiknya jangan lagi bertemu dengannya. Kalau perlu hindari menjalin kontak dengan mantannya sahabatmu itu. Lagipula tak ada lagi alasan bagi kamu untuk tetap berhubungan dengannya. Jelas sahabat jauh lebih penting. Dan sikapmu menjauhinya itu menjadi salah satu caramu menghormati dan menghargai sahabatmu.

Sebaliknya, jika kesalahan ada di pihak sahabatmu, tetap menjalin pertemanan dengan mantannya nampaknya tak menjadi masalah. Pun, siapa tahu dengan ini kamu bisa memperbaiki sesuatu yang masih bisa diperbaiki dari hubungan mereka.

Doi juga tak berbahaya sehingga putusnya hubungan sahabatmu dengannya tak lantas memutus hubungan pertemanan kalian. Pun barang kali dengan begitu, kamu bisa memperbaiki tali silaturahmi antara sahabatmu dengan mantannya itu. Mantan tak melulu menjadi musuh yang harus dihindari bukan?

Bagikan artikel ini:

Leave a Comment

Pingin konten seru tiap hari?

Dapetin konten menarik di emailmu

Makasih bro, tunggu konten dari kami ya

Ada kesalahan, coba ulangi lagi