uget uget - Radio Yang Sebaiknya Anda Tahu
Sumber gambar: www.bloodyloud.com
in

Radio Yang Sebaiknya Anda Tahu

UGETUGET — Setiap pukul dua belas hingga pukul satu siang, radio yang sebaiknya Anda tahu ini mengumandangkan lagu-lagu Iwan Fals. Lalu, pada jam-jam lain ada siaran berita nasional dan lokal serta, tentu saja, lagu dangdut.

Tapi, radio yang sebaiknya Anda tahu ini pernah punya slogan lain, yaitu “radio dengan musik Indonesia”. Seingat saya, slogan itu dijalankan dengan konsisten: jenis musik yang disiarkannya hanya lagu-lagu dengan lirik bahasa Indonesia.

Itu beberapa tahun sebelum Reformasi. Karena lama tak menyetel frekuensi 98,6 FM, saya tak begitu tahu apakah radio yang sebaiknya Anda tahu ini masih konsisten dengan “musik Indonesia”. Sepertinya sih masih.

Saya ingat betul, zaman Bukit Bintang masih menakutkan dan diabaikan, saya pernah menemani seorang teman yang sedang jatuh cinta ke kantor radio itu: GCD FM. Lokasinya masih sama dengan yang sekarang, yaitu di Bukit Patuk, Gunungkidul. Jangkauan siarannya seputar Jogja.

Dari Bukit Bukit, kita naik terus dan berbelok-belok, lalu di perempatan Patuk, kita ambil arah kiri (yang menuju Nglanggeran). Tempatnya di kiri jalan. Tapi, antenanya bisa terlihat dari daerah Jawon (Jalan Jogja-Wonosari) atau Piyungan nun di bawah.

Jadi, dulu belum ada sarana mbribik (PDKT) yang beraneka ragam seperti sekarang (BBM, Whatsapp, Line, SMS, telepon, Facebook, Twitter, Instagram, dan sebagainya). Yang ada hanya surat cinta, brik-brikan (“roger-roger”), dan titip ucapan lewat radio.

Nah, teman saya itu sedang jatuh cinta kepada gadis tetangga, tapi malu mengungkapkan. Jadi, kami berboncengan ke kantor radio yang sebaiknya Anda tahu ini. Bukit Bintang kami lewati begitu saja — sudah terlalu biasa bagi kami sehingga tidak “indah” lagi.

Teman saya dipersilakan menulis ucapan di selembar kertas kecil. Tentu saya sudah lupa apa isinya dan dibacakan dalam program acara apa. Pokoknya, teman saya pulang dengan wajah sumringah dan mata berbinar-binar. Malamnya, dia mentraktir saya sebotol cap orang tua.

Kami, remaja ndeso yang kere, hanya mampu titip ucapan lewat kertas itu. Kami tak punya telepon. Jalur brik tidak sampai Bukit Patuk. Satu-satunya cara untuk memeriksa apakah pesan dibacakan atau tidak, kita harus siap sedia di depan radio.

Baru-baru ini, saya menyetel GCD FM di ponsel Android. Ternyata, masih ada program kirim-kirim ucapan, tapi menurut mbak-mbak penyiar yang suaranya empuk, pesan-pesan titipan itu masuk lewat Whatsapp. Setelah pesan-pesan dibacakan, menyusul lagu-lagu — berbahasa Indonesia.

Entah generasi milenial jaman now suka dengan model titip salam begini atau tidak, mengingat mbribik gebetan bisa dilakukan secara langsung lewat aplikasi percakapan mobile. Bisa jadi, kalau pun butuh perantara, mereka lebih suka mengungkapkan lewat acara audiovisual seperti “Katakan Cinta”. Bisa sekalian jadi selebritis.

Radio GCD FM juga punya kantor, atau mungkin stasiun relai di pojok barat-utara Bonbin Gembiraloka. Cobalah sesekali menyimak sajian radio yang sebaiknya Anda tahu ini. Lebih mudah titip salam: sekarang bisa lewat Whatsapp loh. Tapi, maaf, saya belum cari nomornya. Silakan cari sendiri ya.

Sumber gambar: www.bloodyloud.com

Written by Justme Shasha

Sedang belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

uget uget - Bisnis Startup Aplikasi Kasir Instan 2

Bisnis Startup Aplikasi Kasir Instan dengan Nutapos

Ponsel Lipat Android dari ZTE Ini Keren Nggak?

Ponsel Lipat Android dari ZTE Ini Inovatif dan Keren