Muda, Cantik dan Pintar. Ini Profil Sabrina Pasterski, Fisikawan Penerus Einstein
Sumber gambar: Moroccan ladies
in

Muda, Cantik dan Pintar. Ini Profil Sabrina Pasterski, Fisikawan Penerus Einstein

UGETUGET – Tahun 2008, seorang gadis berusia 14 tahun mendatangi kantor Massachusets Institute of Technology untuk mendapatkan persetujuan atas pesawat mesin tunggal rancangannya. Kini, Sabrina Pasterski mengguncangankan dunia fisika, dan bahkan banyak yang menyebutnya sebagai penerus Einstein.

Tidak heran juga jika Stephen Hawking dan Andrew Strominger, ilmuwan terkemuka saat ini, banyak menyebutkan tentang Sabrina di berbagai tulisan mereka. Namun siapakah Sabrina? Yuk kita berkenalan, siapa tahu bisa menjadi motivasi untuk diri kita agar bisa mengikuti jejaknya.

Tentang Diri Sabrina Pasterski

Sabrina Pasterski adalah generasi pertama dari masyarakat Amerika-Kuba. Lahir di Chicago pada tahun 1993, ia memulai langkah awal bidang akademisnya di Edison Regional Gifted Center pada tahun 1998. Setelah itu, ia meneruskan sekolahnya di Akademi Sains dan Matematika Illinois dan lulus pada tahun 2010.

Pada tahun 2003, Sabrina mulai fokus untuk belajar di bidang aviasi dan membangun pesawat sederhananya. Pada tahun 2008, ia menciptakan pesawat mesin tunggal dengan menggunakan mesin Cessna 150 di Kanada.

Saat mendaftar MIT pada tahun 2008, Sabrina masuk dalam daftar tunggu. Namun pada tahun 2011, ia memenangkan Penghargaan Mahasiswa Baru untuk bidang Kewirausahaan. Saat kelulusan, ia mendapatkan nilai 5,00 untuk GPA-nya. Nilai ini sendiri merupakan nilai tertinggi yang bisa diraih oleh mahasiswa dan kemungkinan untuk mendapatkannya sangatlah kecil sekali.

Muda, Cantik dan Pintar. Ini Profil Sabrina Pasterski, Fisikawan Penerus Einstein
Sumber gambar: Moroccan ladies

Keunikan Sabrina Pasterski

Sebagai anak tunggal, Sabrina tidak pernah memiliki pacar, tidak merokok ataupun minum alkohol. Bahkan, ia tidak memiliki telepon pintar! Tidak seperti generasi milenial lain, Sabrina juga menghindari media sosial: yang pasti kamu tidak akan menemukannya di Facebook, Instagram, Twitter atau bahkan Linkedln. Namun, dia online melalui situs yang kerap mengunggah kegiatan serta temuannya, PhysicsGirl.

Pada tahun 2012, Sabrina masuk dalam daftar “30 under 30”yang diterbitkan oleh Scientific Amrican. Kemudian, ia juga masuk dalam daftar “30 under 30”yang dirilis Forbes sebagai anak muda penggerak dan pencipta pada tahun 2015.

Sabrina memiliki banyak prestasi dan kecerdasannya diakui oleh orang banyak. Ia juga menarik perhatian beberapa ilmuwan terkemuka yang bekerja di NASA dan SpaceX.

Menurut Nextshark, Sabrina telah ditawari pekerjaan oleh Jeff Bazos di Amazon sebagai pengembang Blue Origin.

Itulah sekilas tentang Sabrina yang ada baiknya kamu tahu. Ia tidak menjadi jenius begitu saja, tapi melalui usaha panjang dan tidak kenal menyerah. Dan menurut saya, barangkali besok Sabrina bisa menggantikan Wiro Sableng sebagai pahlawan di Deadpool. Mereka berdua sama-sama tidak memiliki media sosial dan jauh dari telepon pintar.

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Terbang Menembus Langit: Seperti Burung, Ceritanya Terbang ke Cakrawala

Terbang Menembus Langit, Seperti Burung Ceritanya Terbang ke Cakrawala

Argentina Kalah, Duka Messi dan Komentar Mourinho

Argentina Kalah, Duka Messi dan Komentar Mourinho