Mengerjakan Banyak Hal Sekaligus Disebut Produktif, Benarkah Begitu?
Sumber gambar: www.money.id
in

Mengerjakan Banyak Hal Sekaligus Disebut Produktif, Benarkah Begitu?

UGET UGET – Produktif menjadi salah satu indikator kesuksesan. Mereka yang selalu terlibat aktif di berbagai kegiatan biasanya memiliki banyak pengalaman dan relasi. Mereka yang produktif biasanya juga diidentikkan dengan kemampuan mengerjakan segala sesuatu bersamaan atau yang disebut dengan multitasking. Namun benarkah standar produktif yang dimaksudkan adalah seperti itu?

Padatnya rutinitas membuatmu harus mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Pun tuntutan orang tua, maupun caramu bertahan hidup menuntutmu untuk mengambil lebih dari dua atau tiga kegiatan. Istilah umumnya menyambi kegiatan lain yang sekiranya bisa dikerjakan bersamaan dengan pekerjaan utama.

Misalnya saja kamu sudah aktif di organisasi kampus, ditambah dengan menggarap suatu event, belum lagi mengerjakan skripsi, sekarang kamu justru menambah kegiatanmu dengan mengambil kerja paruh waktu. Dalam sehari kamu dituntut untuk terus gerak cepat dan produktif. Sebisa mungkin mencicil pekerjaan yang harus segera dilakukan.

Memang sih menjadi produktif dapat membuat waktumu berlalu dengan cepat. Tak ada waktumu yang berakhir sia-sia. Memperbanyak aktivitas juga membuatmu lupa akan masalah hati dengan pacarmu misalnya, yang semakin membuatmu terlihat menye-menye. Karenanya orang yang merasa sedih atau kesepian, kemudian langsung menyibukkan diri untuk mengusir perasaan itu.

Sayangnya, orang masih keliru dalam mengartikan kata produktif. Mengerjakan beberapa kegiatan dalam satu waktu dianggap sebagai sesuatu yang produktif. Artinya kamu setidaknya sudah menyentuh pekerjaan itu, di samping kamu harus segera menyelesaikan pekerjaan yang ini. Namun justru orientasi semacam itu keliru guys.

Daripada berlagak multitasking, lebih baik fokus pada satu atau dua pekerjaan yang sudah pasti ada hasilnya. Dalam artian, kamu mengerjakan satu kegiatan dengan baik, berbobot, dan hasilnya pun memuaskan. Jadi, kamu sudah harus bisa mengatur waktu dengan baik.

Sering kali kita masih belum bisa mengatur waktu, melainkan waktulah yang mengatur kita. Akibatnya waktu kita terbuang sia-sia karena pusing mengerjakan banyak pekerjaan. Ini sih namanya sudah di luar kapasitasmu guys. Sebaiknya buatlah skala prioritas, mana yang harus kamu kerjakan lebih dahulu, seberapa lama waktu yang kamu punya untuk mengerjakan suatu pekerjaan hingga deadline tiba. Itu semua seharusnya sudah mampu kamu petakan dengan baik. Terpenting adalah apa yang kamu kerjakan saat ini, dapat menghasilkan sesuatu.

Sumber gambar: www.money.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

cara menggunakan fasilitas bpjs

Bagaimana Sih Cara Menggunakan Fasilitas BPJS?

Pantai Berpasir Putih Pok Tunggal

Pantai Berpasir Putih Pok Tunggal