Pria Bersikap Baik Belum Tentu Ingin Menjadikanmu Sebagai Pacar
Sumber gambar: rubik.okezone.com
in

Pria Bersikap Baik Belum Tentu Ingin Menjadikanmu Sebagai Pacar

UGET UGET – Orang sering kali mengasosiasikan kebaikan sebagai kategori cowok idaman. Sifat pemberi, penolong, ramah, lemah lembut, penyanjung menjadi berbagai konsep yang membangun citra diri seorang lelaki baik. Pria bersikap baik selalu memperlakukan wanitanya dengan sopan dan santun, sehingga sering kali mereka bikin kamu luluh.

Pria baik memang menjadi patokan ideal untuk dijadikan calon pacar maupun suami. Biasanya para wanita akan menganggap sosok pria baik sungguh langka di dunia ini. Mungkin populasinya hanya tinggal segelintir saja. Rasanya sulit untuk menemukan pria yang benar-benar tulus berbuat baik untukmu.

Berteman dengan cowok baik memang menyenangkan sekaligus membingungkan. Sifat penolongnya sering kali bikin kamu berpikir yang tidak-tidak. Bahkan mencurigainya ada rasa denganmu. Terlalu sering bertemu dengan bad boys, membuatmu sering kali dibuat heran dengan kebaikan hatinya.

Pria baik selalu rela membantumu kala susah. Entah seberat apapun itu, nampaknya doi tetap mengusahakan membantumu. Misalnya membantu mengantarkanmu belanja perlengkapan kos, menemanimu ke sana sini membeli baju atau perlengkapan wanita lainnya, membantu mereparasi motormu yang rusak, dan sebagainya.

Sikapnya begitu baik untuk status hubungan seorang ‘teman’. Bahkan kamu mulai berpikiran apakah kebaikannya itu ada maunya. Atau apa doi memanfaatkan situasi itu untuk bisa berdekatan denganmu, atau mungkin doi sedang merasa kesepian sehingga selalu ingin bersamamu.

Sikapnya itu malah membuatmu berpikiran; belum jadi pacar saja baiknya minta ampun, bagaimana kalau sudah resmi pacaran ya. Seolah-olah kebaikannya itu memang sengaja ditujukan untuk merebut hatimu. Namun, entah mengapa hubungan kalian tak pernah lebih dari itu.

Entah kenapa, kebaikannya tak berujung pada upayanya untuk menembakmu. Tentu kamu bingung akan sikapnya. Baik itu bukan patokan untuk dijadikan pacar. Mungkin saja memang begitulah sifatnya. Sebaiknya jangan gede rasa dulu guys.

Sayang rasanya ketika kamu menemukan yang baik, namun dia justru hanya menganggapmu sebatas teman. Baik itu bukan kriteria utama yang harus dipenuhi dari diri seorang cowok. Sebab ada banyak kriteria penting lainnya hingga dia pantas mendapatkanmu girls.

Namun di sini justru kamu yang salah persepsi guys. Memilih cowok itu seharusnya bukan dari baik atau tidaknya dia. Melainkan dari seberapa bertanggung jawabnya dia padamu.

Baik itu relatif kok. Dia bisa baik terhadapmu, namun ternyata bersikap semaunya pada si X. Atau dia bisa saja baik saat berteman atau saat PDKT, namun akan berubah 180° saat berpacaran denganmu.

Menjadi baik itu juga proses. Konsistensi untuk menjadi baik itu lah yang perlu kamu lihat pada dirinya. Sedangkan ada banyak hal yang bisa mendukung kepribadian baiknya itu. Maka dari itu, baik saja tidak cukup untuk memantapkan hatimu padanya.

Sumber gambar: rubik.okezone.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Pekan Horor Serie A Delapan Tim Teratas Siap Bertarung di Big Matches

Pekan Horor Serie A: Delapan Tim Teratas Siap Bertarung di Big Matches

Beri Jeda Saat Balas Chatnya, Ini Cara Bikin Doi Kangen

Beri Jeda Saat Balas Chatnya, Ini Cara Bikin Doi Kangen