Popcorn, Makanan Ringan yang Sering Dianggap Berbahaya Bagi Kesehatan
Sumber gambar: www.liveblogspot.com
in

Popcorn, Makanan Ringan yang Sering Dianggap Berbahaya Bagi Kesehatan

UGET UGET – Nonton film tidaklah lengkap tanpa camilan. Salah satu makanan ringan atau camilan legendaris yang tak pernah lepas kala menonton film adalah popcorn. Popcorn ini kalau di Indonesia akrab disebut berondong jagung. Tentu kamu sudah pernah merasakannya ya guys. Popcorn seakan tak pernah absen di bioskop.

Popcorn menjadi teman akrab kala menonton film, baik itu di bioskop maupun sekadar di rumah. Makanan yang tidak mengenyangkan ini lantas dianggap cocok sebagai camilan yang ringan. Di bioskop aroma popcorn begitu memikat dan rasanya yang renyah, membuat popcorn tak boleh terlupakan saat masuk ruang bioskop.

Mengutip wikipedia, popcorn adalah makanan ringan yang terbuat dari dari bijian serealia yang dipanaskan hingga meletup. Nah saat sudah tidak meletup artinya popcorn sudah mengembang atau mekar sempurna. Biasanya popcorn dimasak melalui proses pemanasan yang sederhana sehingga biji jagung akan mengembang yang ditandai dengan suara letupan kecil.

Popcorn dalam kemasan banyak ditemui di toko. Entah masih dalam bentuk biji maupun sudah matang dengan aneka rasa. Nah popcorn ini juga seru apabila dimasak sendiri di rumah. Kalau saya sih biasanya cukup memanaskannya dengan campuran mentega. Rasa gurihnya bikin nonton film semakin mengasyikkan.

Selain dalam kemasan, popcorn juga tak asing ditemui di bioskop. Biasanya popcorn dikemas secara lebih premium. Pengunjung bisa memilih rasa manis atau asin. Namun ada pula tersedia rasa original. Nah siapa yang paling suka popcorn rasa caramel? Rasanya yang manis menjadi favorit banyak orang.

Terkadang mungkin kalian sedikit khawatir akan kandungan gula pada popcorn tersebut. Gula yang terlalu banyak membuat popcorn dianggap dapat menyebabkan diabetes.

Dilansir detik.com, dalam 200 gr Toffee Popcorn saja mengandung 121 gram kandungan gula. Ini setara dengan 30,25 sendok teh gula atau lebih dari tiga kaleng Coke. Wah padahal baiknya dalam sehari kita tidak mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh gula ya. Fakta ini tentu mengerikan.

Bayang-bayang penyakit obesitas, diabetes tipe 2, juga kerusakan gigi mungkin muncul dalam benak. Sehingga banyak orang menganggap popcorn sebagai makanan yang berbahaya. Namun meski dianggap berbahaya, ternyata popcorn tidak sebegitu berbahaya apabila di makan dalam porsi dan saat yang tepat lho.

Saya membaca dari liputan6.com, rupanya saat mengonsumsi pop corn, tubuh kita sedang mencoba menormalkan hormon insulin. Seperti kita ketahui, ketika kita makan, pankreas akan mengubah glukosa menjadi energi untuk disebarkan di seluruh tubuh.

Nah energi ini nampaknya akan sangat bermanfaat ketika kita menonton film. Apalagi film horor yang begitu memacu adrenalin ya? Tentu akan ada banyak energi yang terkuras kala menontonnya. Selain itu, pop corn juga ditengarai kaya akan antioksidan. Padahal kita tahu antioksidan bagus untuk menangkal radikal bebas.

Kalau begitu, popcorn tidak sebahaya itu kok guys. Asal tetap memperhatikan jumlah asupannya.

Sumber gambar: www.liveblogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Minuman Dingin Tidak Bikin Gendut Kok, Ini Faktanya

Minuman Dingin Tidak Bikin Gendut Kok, Ini Faktanya

Benarkah Kebersamaan Lebih Berharga daripada Harta

Benarkah Kebersamaan Lebih Berharga daripada Harta?