uget uget - Pernyataan Tere Liye dan Revolusi Sastra
Sumber gambar: prelo.co.id
in

Pernyataan Tere Liye dan Revolusi Sastra

UGETUGET – Gara-gara pernyataan Tere Liyeciwi-ciwi di dunia maya banyak yang terharu. Pasalnya, Tere Liye adalah dewa pujaan para pencinta sastra romantis (aliran yang mereka buat sendiri).

Layaknya dewa penyelamat dalam mitologi Yunani, Tere Liye coba menyelamatkan penulis Indonesia. Atau, kalau mau lebih wah, dia adalah pemimpin kaum proletar dalam perjuangan kelas melawan cengkeraman kapitalisme.

Pajak buku yang semakin tinggi membuat revolusi penerbitan mesti dilakukan, begitu kira-kira inti pernataan Tere Liye. Pemerintah harus mau memikirkan nasib penulis. Kalau tidak mau, akan ada penulis-penulis yang turun ke jalan.

‘Kan pemerintah tidak mau kalau jalanan jadi lautan manusia (lagi). Sudah ada aksi bela Islam, bela Rohingya, masak akan ditambah lagi dengan aksi bela penulis?

Jalanan yang nggak ada aksi bela-belaan aja tidak terkendali, apalagi kalau ada aksi bela-belaannya. Pasti bisa macet total. Jika aksi bela Islam sudah bikin macet lalu lintas darat, maka logikanya jika ada tiga aksi akan macet pula tiga jalur transportasi.

Dari transportasi darat, laut sampai udara bisa jadi lumpuh. Dan semua transportasi akan kembali normal kalau negara api menyerang. Kalau sudah seperti itu, pemerintah nggak bisa mengatasi, ‘kan?

ugetuget-Tere Liye adalah Dewa Masa Depan Untuk Penulis
Sumber gambar: Instagram/mediaberkarya

Tujuan utamanya adalah melakukan revolusi. Sebab, revolusi adalah tujuan dari aksi massa, keduanya berjalan beriringan.

Ini adalah momen di mana penulis Indonesia mengupayakan revolusi. Revolusi yang menempatkan penulis sebagai buruh, melawan kapital-kapital yang duduk di pemerintahan dan yang menguasai pasar.

Dalam hal ini, kita perlu mengapresiasi pernyataan Tere Liye yang memikirkan kesejahteraan kaumnya: kaum penulis. Sebab, tidak ada orang yang berpikir seperti Tere Liye. Oleh karenanya kalau revolusi penulisan berhasil dilakukan, Tere Liye adalah orang yang akan jadi presiden di kalangan penulis.

Kalau ikut pemilu, Tere Liye tetap akan jadi pemenangnya. Dia adalah tokoh yang punya massa besar. Dia juga punya pengaruh besar dalam kesusasteraan modern. Apalagi untuk sastra masa depan.

Pasalnya, generasi penulis muda sekarang adalah pengagum berat Tere Liye. Pada waktunya nanti, ketika Tere Liye sudah sepuh, semua akan sowan ke rumahnya. Ucapannya akan jadi penerang jalan orang-orang yang tersesat. Kiranya akan begitu Tere Liye di masa mendatang.

Ugetuget -- Pernyataan Tere Liye dan Revolusi Sastra
Sumber gambar: YouTube

Jadi, mari semua mendukung Tere Liye untuk menyelamatkan kesusasteraan Indonesia. Penulis Indonesia sekarang ini sedang menuju suatu perubahan zaman. Keputusan Tere Liye untuk berhenti menerbitkan buku tak lain adalah untuk membawa kesusasteraan Indonesia ke era modern. Era digital.

Inti lain dari pernyataan Tere Liye adalah tidak akan berhenti menulis walaupun tidak lagi menerbitkan buku. Ini sangat mulia! Dalam pernyataan itu juga, Tere Liye menyebut akan membagikan seluruh karyanya secara gratis. Sungguh mulia sekali penulis yang satu ini.

Written by Permadi Suntama

Pengamat sepakbola Jepang. Sering nonton bola lewat live score.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Ugetuget -- Bahaya Bitcoin: Tak Dilindungi Pemerintah

Bahaya Bitcoin: Tak Dilindungi Pemerintah

uget uget - Iklan kreatif YouTube Kitkat Bikin Ngakak

Iklan kreatif YouTube Kitkat Bikin Ngakak