Perhatikan Perkembangan Bahasa Buah Hati Anda!
Sumber gambar: womensjournal.ru
in

Perhatikan Perkembangan Bahasa Buah Hati Anda!

UGETUGET | Tidak ada yang menakjubkan dari perkembangan anak menguasai bahasa. Melihat buah hati mencoba menguasai kata per-kata hingga mencapai sebuah kalimat merupakan pengalaman yang menggemaskan bagi orang tua.

Perkembangan bahasa buah hati Anda sebenarnya dimulai sejak buah hati lahir. Meski pada waku itu mereka hanya membahasakan lewat tangisan, gerak dan ekspresi wajah, namun hal ini merupakan usaha mereka menjalin komunikasi.

Setelah melewati fase bayi, buah hati akan melakukan perkembangan dengan pesat. Berikut fase perkembangan bahasa anak :

Tahap pra-linguistik

menangis saran komunikasi anak
Sumber gambar: rumah medis.com | Menangis merupakan bentuk komunikasi bayi.

Tahap ini terjadi saat fase bayi. Dalam kurun waktu usia 0-1 tahun. Pada tahap ini buah hati berkomunikasi dengan mengoceh kepada orang-orang terdekatnya.

Anak menerima stimulus dari luar dengan pasif, namun akan dapat menunjukkan respon yang berbeda pada tiap orang.

Misal anak akan tersenyum kepada ayah atau ibunya tetapi ia akan menangis ketika didekati orang yang sebelumnya tidak dikenalnya.

Kemampuan ini akan meningkat dengan bentuk komunikasi yang lebih verbal, yaitu mengoceh meski tidak jelas apa yang dia ucapkan. Namun ini adalah bentuk usaha komunikasi anak dalam tahap ini.

Sehingga dalam tahap ini menangis, menjerit, tertawa merupakan bentuk komunikasi anak.

Tahap linguistik

tahap linguistik anak
Sumber gambar: kompasiana.com

Ini merupakan fase buah hati belajar berbicara. Tahap ini anak berusia 1 hingga 2,5 tahun. Umumnya, anak dapat memproduksi kata pertamanya saat usia 12-13 bulan.

Namun walaupun hanya mampu berbicara sepatah kata, anak dapat mengerti lebih dari itu. Pada usia 18 bulan, biasanya anak baru mampu berbicara dua patah kata.

Pada tahap ini anak mulai memahami makna di balik pernyataan maupun instruksi sederhana seperti “lempar bola”, “ambil mainan”, dan “tepuk tangan”.

Tahap differensiasi

tahap differensiasi anak
Sumber gambar: 123rf.com

Mulai usia 2,5 sampai 6 tahun anak sudah memiliki kemampuan kalimat pendek dan banyak kata sesuai dengan tata bahasa yang baik. Dilihat dari aspek kualitas dan kuantitas, perbendaharaan kata anak berkembang dengan baik sekali.

Pada usia 2-3 tahun, anak mampu memahami percakapan familar di keluarga. Usia 3-4 tahun, kemampuan berbicaranya semakin membaik. Pemahaman kosakata juga semakin luas, seperti konsep warna, bentuk, ukuran, peristiwa, rasa, tekstur dan lain sebagainya.

Pada usia 4-5 tahun, kemampuan bicara anak usia 4-5 tahun hampir sama dengan orang dewasa. Pada usia ini, si Kecil sudah bisa membedakan kata kerja dan kata ganti, seperti makan, minum, mandi, dan tidak mau.

Usia 5-6 tahun, di usia ini anak dapat memahami bahwa bahasa bukan hanya sekadar ucapan, tetapi mengandung makna yang lebih luas. Anak pun sudah dapat menyatakan pendapat, mengekspresikan keinginan, berkomunikasi dengan teman sebaya dan berimajinasi.

Kemampuan berbahasa si kecil dapat menjadi salah satu indikator perkembangan keseluruhan anak.

Melalui kemampuan berbahasa buah hati, orang tua dapat mendeteksi keterlambatan ataupun kelainan pada sistem lain, seperti kemampuan kognitif, sensorimotor, psikologis, emosi, dan lingkungan di sekitar anak.

Written by Budi

Sehat selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Manfaat Facial Bagi Perempuan, Pria Wajib Tahu!

Manfaat Facial Bagi Perempuan, Pria Wajib Tahu!

Robot Bermesin Cerdas, Inilah Era Artificial Intelligence

Robot Bermesin Cerdas, Inilah Era Artificial Intelligence