Perang Dengan Gigi, Yakin Lebih Baik Sakit Hati Daripada Sakit Gigi?
Sumber gambar: knowltondental.com
in

Perang Dengan Gigi, Yakin Lebih Baik Sakit Hati Daripada Sakit Gigi?

UGETUGET | Setiap saat, ada perang di dalam mulut kita. Berperang di sini maksudnya adalah gigi kita berjibaku dengan sisa makanan. Jika ingin gigi menang, kita harus ikut perang dengan mereka.

Senjata perang dari sikat

sikat gigi alat perang
Sumber gambar: wikipedia.org | Sikat gigi.

Musuh gigi yang bernama sisa makanan, paling jago masuk ke sela-sela gigi. Kalau mereka tak segera diusir, bisa gawat.

Mereka banyak mengandung gula yang senang menggerogoti mineral gigi. Mereka juga banyak mengandung asam yang membuat gigi keropos.

Untuk mengusir mereka keluar dari sela-sela gigi, tentu saja butuh alat. Sikat gigi itu alat paling dahsyat nan hebat! Alat ini merupakan alat perang utama manusia dalam melawan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi.

Supaya perang dengan sisa makanan bisa kita menangkan, kita harus menyikat gigi minimal dua kali sehari. Yaitu sesudah sarapan dan sebelum tidur. Kalau mau lebih sering, tentu lebih baik. Namun, perlu diingat, kita menyikat gigi setelah makan. Kalau sebelum makan ya percuma saja.

Senjata perang yang lain juga ada. Misalnya tusuk gigi dan benang gigi. Kedua alat ini bisa digunakan untuk mengeluarkan sisa makanan di gigi.

Bisa juga berkumur. Gelombang air di mulut itu juga membantu membuat sisa makanan terpental dari tempat persembunyiannya.

senyum indah
Sumber gambar: merdeka.com | Senyum.

Baju perang flouride

Selain membutuhkan senjata perang, gigi pun perlu baju perang. Biar lebih kuat gitu. Baju perang itu terbuat dari flouride. Zat ini akan melapisi gigi supaya menjadi kuat. Lapisan flouride yang kuat membuat asam dan gula pada sisa makanan keok!

Pada pasta gigi yang kita punya biasanya mengandung flouride. Itu sebabnya kita harus menyikat gigi dengan pasta gigi mengandung flouride.

Jadi, selain mengusir sisa makanan, sikat juga membantu melapisi gigi dengan flouride.

Di samping itu, kita harus ingat bahwa pasta gigi tidak boleh ditelan. Sesudah sikat gigi, kumur, dan buanglah airnya. Kalau ditelan, lama-lama flouride malah bisa membahayakan tubuh, lo!

Jadi bagaimana, apakah kalian sudah siap berperang dengan sisa makanan di sela gigi untuk gigi yang lebih sehat?

Written by Arief

Kedamaian batin dan ketenangan pikiran adalah segalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

6 Dimensi Sistem Kepercayaan, Apakah Kamu Banget?

6 Dimensi Sistem Kepercayaan, Apakah Kamu Banget?

Istimewanya Wonderkid Ajax, Frankie De Jong

Istimewanya Wonderkid Ajax, Frankie De Jong