Warna Kuning Pada Kertas Apa ya Penyebabnya
Sumber gambar: thepanicchannel.com
in

Warna Kuning Pada Kertas: Apa ya Penyebabnya?

UGET-UGET ׀ Untuk kamu yang hobi sekali membaca, pasti sering menemukan kertas buku yang warnanya kuning kan? Warna kuning pada kertas tersebut apa ya penyebabnya?

Pasti kamu sering menemukan kertas buku yang warnanya mulai menguning atau bahkan sudah menguning bukan?

Ya, ketika buku atau dokumen tersebut sudah berumur cukup tua, maka kertasnya pun akan berubah menjadi warna kuning.

Lantas warna kuning pada kertas ini apa ya penyebabnya?

Susan Richardson, seorang professor kimia dari University of South California menyebutkan bahwa perubahan warna pada kertas disebakan karena peristiwa oksidari. Apabila kertas terkena udara terus-menerus, akan membuat kertas tersebut menjadi kuning.

Tentu kamu tahu bukan bahwa kertas tersebut dari batang pohon? Nah sel dari batang pohon ini terdiri dari beberapa molekul, yaitu selulosa dan lignin.

Selulosa adalah zat yang menyusun dinding sel pada batang pohon, sedangkan lignin membantu pohon untuk berdiri tegak dan keras.

Warna putih pada kertas dihasilkan oleh selulosa. Apabila kandungan selulosanya banyak, maka semakin putih warna kertas yang dihasilkan.

Kemudian untuk kandungan lignin ini akan membuat struktur molekulnya berubah, apalagi jika terpapar cahaya dan udara.

“Lignin merupakan polimer, artinya ia tersusun dari sejumlah molekul yang sama dan diikat bersama. Dalam kasus lignin, satuan pengulangan itu adalah alkohol yang terdiri dari oksigen dan hidrogen, juga atom karbon,” ucap Richardson seperti dikutip dari Live Science pada Senin (24/9/2018).

Warna Kuning Pada Kertas Apa ya Penyebabnya
Sumber gambar: thepanicchannel.com

Richardson mengatakan bahwa sekarang banyak produsen kertas mencoba menghilangkan lignin melalui proses pemutihan. Apabila banyak lignin yang hilang, maka warna putih pada kertas akan bertahan lebih lama.

Jika kamu sangat takut apabila kertas pada buku koleksimu berubah menjadi kuning, usahakan agar tidak terpapar cahaya matahari dan udara terlalu lama.

“Oksigen adalah musuh untuk buku. Simpan buku dalam kotak tertutup rapat dan ganti oksigen dengan nitrogen, argon, atau gas lembam lainnya. Selain oksigen, sinar matahari juga mempercepat proses oksidasi,” tutur Richardson.

Tidak hanya untuk buku, metode penyimpanan ini juga dapat digunakan untuk menyimpan dokumen penting yang menggunakan kertas sebagai bahan dasar.

Sumber: National Geographic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Xiaomi Mi Mix 3, Smartphone Keren yang Menggoda

Xiaomi Mi Mix 3, Smartphone Keren yang Menggoda

Tips Memilih Klinik Kecantikan yang Tepat, Cewek Harus Tahu

Tips Memilih Klinik Kecantikan yang Tepat, Cewek Harus Tahu