Penting Untuk Kalian Mama Muda. Ini Tanda-tanda Anak Depresi
Sumber gambar: kids helpline
in

Penting Untuk Kalian Mama Muda, Ini Tanda-tanda Anak Depresi

UGETUGET – Sebagaimana orang dewasa, anak-anak juga bisa merasakan depresi. Terkadang ada anak depresi yang jelas terlihat. Tapi ada anak yang terlihat normal dan tanpa beban juga bisa merasakan depresi. Kemunculan depresi pada anak biasanya disebabkan oleh dari ketidakseimbangan kimiawi pada otak.

Terlebih untuk keluarga muda. Belum banyaknya pengalaman biasanya menjadikan banyak dari keluarga muda kebingungan ketika menghadapi anak-anak yang tiba-tiba tidak bersemangat. Namun tenang saja, ada tanda-tanda spesifik bisa digunakan untuk mengidentifikasi apakah anak merasa depresi atau tidak.

Tanda-tanda Depresi pada Anak

Para pekerja di bidang kesehatan mental percaya bahwa Diagnostic and Statistical Manual of Mental Dorder (DSM) dapat digunakan sebagai petunjuk untuk mengenali kelainan mental. Manual ini mengkarakteristikan Fase Depresi Mayor sebagai tindakan depresi yang biasanya berlangsung selama 2 minggu atau lebih lama. Oleh karena itu, jika anak-anak Anda tiba-tiba terlihat murung, putus asa, atau menampilkan raut muka sedih selama dua minggu atau lebih, ada baiknya Anda untuk segera menanyakan kepadanya perihal hal-hal yang dikhawatirkan.

Di bawah ini adalah tanda-tanda dari depresi menurut buku petunjuk DSM. Setiap individu harus mengalami setidaknya 5 dari gejala-gejala dalam kurun waktu 2 minggu atau lebih untuk bisa dikatakan mengalami gangguan depresi mayor.

Penting Untuk Kalian Mama Muda. Ini Tanda-tanda Anak Depresi
Sumber gambar: kids helpline

– Merasakan kesedihan yang teramat sangat atau mood yang buruk selam sehari penuh atau bisa berlanjut hinggal dua minggu.

– Berkurangnya berat badan secara tiba-tiba (meski tidak sedang diet), berkurangnya nafsu makan. Untuk anak-anak, dikhawatirkan tidak akan bisa mendapatkan berat badan ideal selama masa pertumbuhan.

– Kesulitan tidur (insomnia)

– Respon psikomotorik melemah. Lebih banyak terlihat pasif dalam berkegiatan. Ini artinya mereka kurang memiliki keinginan atau tujuan dalam melakukan sesuatu.

– Mudah lelah dan kurang energik

– Setiap hari merasa bersalah yang teramat sangat.

– Kesulitan dalam berpikir, membuat keputusan, atau memusatkan perhatian pada sesuatu.

Perlu dicatat, jika anak-anakmu merasakan kehilangan akibat ditinggal oleh orang yang dicintainya, dan sedang mengalami masa duka, depresi adalah hal yang wajar. Namun, jika mereka tampak berhenti di fase depresi, ada baiknya jika Anda segera membawa mereka ke psikiater yang bisa membantu untuk melewati masa-masa sulit.

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Foto Unik Jokowi Bonceng Jokowi di Bandara Ahmad Yani, Semarang

Foto Unik Jokowi Bonceng Jokowi di Bandara Ahmad Yani, Semarang

Insomnia? Ada Solusi Mudah Buatmu

Insomnia? Ada Solusi Mudah Buatmu