Skrin

Pengorbanan Seorang Ibu Ini Bikin Kamu Nangis

UGETUGET – Apakah kalian pernah memahami arti pengorbanan seorang ibu? Kisah yang terinspirasi dari kisah nyata ini sungguh bikin haru dan tangis.

Seorang ibu yang berusia 50-an tahun, dengan berat badan yang tidak ideal, khas wanita seusianya, melakukan olahraga terus-menerus. Dari pagi hinga sore, dan bahkan malam hari ia melakukan olahraga.

Di pagi hari ia melakukan jogging. Saat siang hari ia melakukan olahraga ringan. Kemudian sore hari jogging lagi. Bahkan, saat hendak tidur pun ia masih melakukan sit up. Apa yang menjadi tujuannya?

Apakah ibu-ibu yang sudah berusia 50 tahun lebih itu sedang jatuh cinta? Sehingga ia ingin menarik perhatian si lawan jenis.

Ia pun melakukan diet yang sangat ketat. Dengan seluruh program diet dan olahraga yang ia lakukan, tidak jarang ia pingsan saat sedang latihan. Selama tiga bulan lebih ia melakukan rutinitas tersebut. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia harus bisa menurunkan berat badannya sebanyak 20 kg. Tapi untuk apa?

Ternyata alasannya sangat menyentuh hati. Tujuannya menurunkan berat badan bikin trenyuh dan meneteskan air mata.

Putranya sedang tergolek lemah tak berdaya di sebuah rumah sakit. Ia mengalami gangguan ginjal. Pilihan untuk sembuh hanya dengan transplantasi ginjal. Sayangnya, proses untuk melakukan transplantasi tersebut tidak semudah yang dibayangkan.

Selain perlu kecocokan darah, kondisi pendonor juga harus sehat dan tubuhnya harus benar-benar proporsional. Sehingga, pendonor pun akan tetap kuat saat salah satu ginjalnya didonorkan.

Tetapi yang namanya pengorbanan seorang ibu. Bila perlu ia akan mendonorkan seluruh ginjal untuk putranya. Tetapi tentu saja dokter dan pihak rumah sakit tidak mengizinkannya.

Dokter pun memahami jika ia ingin menolong putranya. Maka dari itu, dokter pun menyarankan si ibu untuk menurunkan berat badannya hingga 20 kg supaya bisa menjadi pendonor ginjal untuk anaknya.

Motif itulah yang menjadi alasan kenapa ibu tua ini menjalani rutinitas yang begitu berat selama tiga bulan lebih. Ia hanya ingin menolong anaknya.

Jangan pernah ragu dengan kasih sayang seorang ibu. Jika kalian masih sering membentak dan memaki ibu, segeralah minta maaf.

Sumber gambar: seno85.deviantart.com

Bagikan artikel ini:

Leave a Comment

Pingin konten seru tiap hari?

Dapetin konten menarik di emailmu

Makasih bro, tunggu konten dari kami ya

Ada kesalahan, coba ulangi lagi