Penanganan yang Tepat Ketika Orang Dewasa Terkena Sakit Cacar Air (Berdasarkan Pengalaman Pribadi)
Sumber gambar: selingkaran.com
in

Penanganan yang Tepat Ketika Orang Dewasa Terkena Sakit Cacar Air (Berdasarkan Pengalaman Pribadi)

UGETUGETKali ini saya mau berbagi cerita ketika terkena sakit cacar air di usia yang sudah tidak terbilang kecil lagi. Kalau tidak salah penyakit itu datang ketika usia saya menginjak 20 tahun. Rumornya, ketika penyakit ini datang di usia dewasa katanya sulit diobati.

Sebelum saya terkena sakit cacar ini, saya menjalani hidup seperti biasanya. Kuliah, mengerjakan tugas, makan, tidur, ya seperti anak kuliahan pada umumnya.

Namun suatu ketika saya merasakan gatal pada tubuh saya, tepatnya ada bintik-bintik di perut dan pinggang saya. Awalnya sih saya cuek. Saat itu saya berpikir mungkin digigit nyamuk. Atau jangan-jangan jerawat? Padahal sebelumnya saya juga nggak pernah ada jerawat badan sih.

Saya pun masih berpikir positif lagi. Apa jangan-jangan tidak cocok dengan sabun badannya? Tapi sebelumnya juga nggak pernah ada masalah dengan sabun badan sih. Akhirnya saya biarkan saja. Pikir saya bisa hilang sendiri.

Sampai suatu ketika saat saya kuliah sampai sore hari, saya merasakan tubuh ini sangat tidak enak. Panas, dingin, gatal, dan bintik-bintiknya semakin bertambah banyak. Saat itu saya sangat lemas dan akhirnya memutuskan untuk periksa di Klinik UNY.

Ketika saya sudah menjelaskan gejala yang saya alami selama kurang lebih tiga hari tersebut, dokter memberi tahu saya bahwa saya terkena cacar air. Deg! Saya pun kaget. Bayangan saya tentang sakit cacar air itu mengerikan. Apakah bintik-bintik ini akan keluar air dan nanti bisa menimbulkan bekas? Itulah yang saya takutkan.

Penyakit cacar air ini merupakan penyakit menular yang sering terjadi. Dikutip dari Hello Sehat, cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus pada kulit dan membran mukosa, sehingga menyebabkan lenting pada tubuh dan wajah. Penyebabnya adalah virus herpes atau virus varicella-zoster. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, baik anak kecil maupun orang dewasa. Bagi orang yang belum pernah terkena sakit cacar air atau belum pernah menerima vaksin cacar air dapat terkena penyakit ini.

Saat itu saya juga merasa bingung. Perasaan waktu kecil saya sering mendapatkan vaksin ini dan itu. Tapi memang waktu kecil saya belum terkena penyakit ini, jadi saat dewasalah saya menerima penyakit ini.

Saya benar-benar takut dengan sakit cacar air ini. Takut dengan kondisi kulit saya yang kenapa-kenapa. Akhirnya dokter pun memberikan saran kepada saya untuk mengatasi penyakit ini.

Berikut penanganan yang tepat untuk orang dewasa yang terkena sakit cacar air berdasarkan pengalaman pribadi saya.

SEGERA PERIKSA KE DOKTER

Jika kamu merasa ada yang tidak beres dengan tubuhmu, segera periksa ke dokter. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi dengan tubuh kita. Bahkan bintik-bintik yang saya kira hanya gigitan nyamuk ini nyatanya malah merupakan gejala cacar air. Untungnya saat itu saya tidak terlambat untuk periksa.

Setelah saya mengalami hal tersebut, ketika saya sakit dan tubuh tidak sehat pun saya segera periksa agar gejalanya tidak tambah parah dan bisa segera ditangani. Jadi kamu jangan malas untuk berobat ya.

ISTIRAHAT DI RUMAH

Agar cacar airmu tidak semakin parah, kamu harus istirahat di rumah. Bahkan waktu itu saya tidak masuk kuliah selama 2 minggu. Saat sakit cacar menyerang, rasanya sungguh tidak enak. Kalau dulu yang saya rasakan kadang dingin, kadang panas, dan juga rasa gatal itu selalu melanda. Agar kamu bisa cepat sembuh, makanya dokter selalu menyarankan untuk istirahat dan tidak keluar rumah dulu untuk menghindari virus dan debu-debu yang masuk di tubuh kita agar cacar airnya tidak semakin parah.

MINUM OBAT DARI DOKTER

Pengobatan dari dalam tubuh pun juga sangat penting. Ketika kamu periksa, tentunya kamu diberi obat agar penyakitmu segera sembuh. Jadi jangan sampai kamu lupa minum obat dari dokter ya.

Penanganan yang Tepat Ketika Orang Dewasa Terkena Sakit Cacar Air (Berdasarkan Pengalaman Pribadi)
Sumber gambar: selingkaran.com

BINTIK-BINTIK CACAR AIR JANGAN DIGARUK

Memang, sakit cacar air itu rasanya sangat gatal. Tapi jangan biarkan kukumu untuk menggaruk karena nanti bisa meninggalkan bekas luka. Untuk mengatasi ini, kamu bisa menggunakan bedak khusus, seperti bedak Salicyl. Bedak ini cukup ampuh untuk mengobati rasa gatal pada sakit cacar air. Dan juga, nanti bintik-bintik itu juga bisa kering sendiri, mengelupas, serta bisa hilang sendiri kok. Kamu tidak perlu menggaruknya.

MENGONSUMSI MAKANAN YANG MENGANDUNG VITAMIN C DAN E

Permasalahan sakit cacar air adalah pada kulit. Untuk itu kamu perlu mengonsumsi makanan yang baik untuk kulit. Kata dokter yang menangani saya dulu, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin C dan E. Mengonsumi buah, sayur, jus buah sangat baik untuk memperbaiki kulit yang terkena cacar air. Jangan lupa minum air putih yang banyak agar kamu tidak lemas dan kebutuhan cairanmu terpenuhi.

REGENERASI KULIT DENGAN SUPLEMEN VITAMIN E

Selain makanan, kamu pun juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin E untuk regenerasi kulitmu. Dengan rajin mengonsumsi suplemen vitamin E, kulitmu yang terkena cacar air bisa segera sembuh dan pulih. Bekas-bekas cacar air pun bisa menghilang dengan sendirinya.

MANDI PAKAI CAIRAN ANTISEPTIK DAN SABUN CAIR ANTISEPTIK

Menjaga kebersihan tubuh pun juga penting. Untuk mengatasi sakit cacar, saat mandi pun kamu harus menggunakan ritual khusus. Kamu bisa mencampurkan air dalam bak mandimu dengan cairan antiseptik seperti Dettol. Selain itu kamu juga harus menggunakan sabun antiseptik untuk mengobati cacar airmu. Saat itu, saya disarankan oleh dokter untuk menggunakan sabun cair yang lebih aman digunakan saat sedang cacar air. Dengan menggunakan cairan serta sabun antiseptik, bintik-bintik cacar air bisa segera sembuh kok. Kamu pun juga merasa lebih segar ketika mandi dengan menggunakan dua bahan ini.

KEPALAMU GATAL? KERAMAS PAKAI SAMPO BAYI SAJA

Bintik-bintik cacar air itu bisa berada di mana saja. Bahkan sampai di kepala. Rasanya pun sangat gatal. Untuk mengatasi ini, kamu bisa keramas menggunakan sampo bayi. Saya pun juga disarankan oleh dokter untuk menggunakan sampo bayi karena lebih aman dan juga bisa mengatasi rasa gatal. Lama-kelamaan, bintik-bintik di kepala juga bisa hilang dengan sendirinya. Rambutmu pun wangi sampo bayi yang sangat segar.

Begitulah rangkaian perawatan dan pengobatan ketika saya terkena sakit cacar air. Tiap orang tentunya mempunyai pengobatan tersendiri. Tapi saya mau berbagi cerita serta informasi, dengan perawatan dan pengobatan di atas saya bisa sembuh dari sakit cacar. Perlahan, bekasnya pun juga bisa hilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Viral Video Ayla Tak Kuat Naik Jembatan Kenteng, Daihatsu Berikan Penjelasannya

Viral Video Ayla Tak Kuat Naik Jembatan Kenteng, Daihatsu Berikan Penjelasannya

Dilarang Terbang Karena Autis, Curhatan Ibu di Sosmed Viral

Dilarang Terbang Karena Autis, Curhatan Ibu di Sosmed Viral