Pemerintahan Daerah Banyuwangi Gandeng Go-Jek untuk Antar Obat Pasien Miskin
Sumber gambar: www.maadesigns.co.uk
in

Pemerintahan Daerah Banyuwangi Gandeng Go-Jek untuk Antar Obat Pasien Miskin

UGET UGET – Perusahaan teknologi yang melayani transportasi dan pengiriman, Go-Jek Indonesia semakin melebarkan sayapnya dengan mengantarkan obat untuk pasien miskin di Banyuwangi. Ini terlaksana berdasarkan upaya Pemerintahan Daerah Banyuwangi menggandeng Go-Jek dalam rangka menyelesaikan masalah membludaknya jumlah pasien di rumah sakit pemerintah.

Dilansir liputan6.com, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, program ini diinisiasi karena banyaknya pasien Rumah Sakit, sehingga membuat antrian panjang di apotik. Padahal, obat racik baru jadi satu jam kemudian. Dari situ, jelas panjangnya antrian menyebabkan inefisiensi produktivitas kerja Rumah Sakit. Kalau begini, Rumah Sakit dapat dikatakan jauh dari tempat yang nyaman untuk pasien beristirahat dan memulihkan kondisinya.

Nampaknya jalinan kolaborasi pemerintah daerah Banyuwangi dengan Go-Jek menjadi yang pertama kali dilakukan. Peluncuran pelayanan tersebut belum lama ini dilakukan di RSUD Blambangan, Jumat 15 Desember kemarin.

Sebanyak 15 pengemudi Go-Jek siap mengantar obat untuk pasien miskin di RSUD Blambangan dan RSUD Genteng Banyuwangi. Sehari sebelum peluncuran, mereka telah dibekali dengan pelatihan oleh apoteker RS agar obat tetap utuh saat tiba di rumah pasien.

Kabarnya, Go-Jek menggelontorkan dana Rp 150 juta sebagai biaya transportasi pengantaran obat untuk pasien miskin. Sementara bagi pasien yang mampu akan dikenakan tarif sesuai jarak dari rumah sakit ke rumah tujuan.

Dilansir liputan6.com, CEO Gojek, Nadiem Makarim, mengatakan kolaborasi ini menjadi bentuk bantuan sosial untuk rumah sakit dan keluarga miskin. Dia berharap langkah Banyuwangi bisa diikuti oleh pemerintah daerah lain.

“Kolaborasi antara Pemda dan swasta bisa dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik menggunakan sarana digital,” kata Nadiem.

Selain pengantaran obat, kolaborasi dengan Go-Jek juga bisa diperluas untuk layanan lain seperti mengantar akta kelahiran dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Di sini terdapat keserasian di mana pihak Pemerintah mau menggandeng perusahaan swasta. Begitu pun sebaliknya, Go-Jek juga akan dapat memberikan kemudahan untuk sesuatu yang sifatnya untuk layanan sosial.

Perluasan kerja sama ini membuat Go-Jek tidak hanya untuk menganta makanan, minuman, dan manusia saja. Melainkan juga masuk dalam ranah administratif dan kesejahteraan sosial. Ini sekaligus menunjukkan bahwa jasa pengantaran menjadi sesuatu yang dibutuhkan untuk sektor apapun.

Jasa pengantaran akan dapat memotong rantai distribusi yang terlalu rumit. Pun, dapat menangani permasalah dari inefisiensi antrian yang panjang. Cukup mengerahkan beberapa pengemudi Go-Jek, mereka akan mengantarkan obat-obat ke semua pasien rumah sakit. Pasien miskin akan sangat terbantu dengan jasa pengiriman ini.

Sumber gambar: www.maadesigns.co.uk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Sosialisasi KIM, Bantu Atasi Kesenjangan Informasi & Ciptakan Masyarakat Desa yang Cerdas dan Mandiri cover

Sosialisasi KIM, Bantu Atasi Kesenjangan Informasi & Ciptakan Masyarakat Desa yang Cerdas dan Mandiri

Cerita Hantu Nyata di Toilet Bioskop, Hati-Hati Kalau Pipis Di Sana

Cerita Hantu Nyata di Toilet Bioskop, Hati-Hati Kalau Pipis Di Sana