Malas Kembali Memulai Aktivitas Pasca Liburan, Mungkin Kamu Kena Post-Holiday Blues
Sumber gambar: www.maicih.com
in

Malas Kembali Memulai Aktivitas Pasca Liburan, Mungkin Kamu Kena Post-Holiday Blues

UGET UGET – Liburan panjang membuat kita memiliki banyak waktu untuk diri dan bersenang-senang. Liburan juga mengubah siklus, baik itu siklus tidur, siklus makan, dan waktu beristirahat. Libur panjang sering kali membuat kita terlena untuk terus bermalas-malasan. Sehingga saat waktu libur telah usai, kamu malah merasa malas kuliah atau bekerja. Nah mungkin kamu mengalami post-holiday blues nih.

Libur memang membuatmu tak terikat jadwal dan aturan. Kamu bebas menghabiskan waktu libur panjangmu untuk melakukan kegiatan apapun. Saat itu pula kamu bisa membuat agenda liburan, baik waktu maupun ongkosnya.

Panjangnya waktu liburan biasanya akan mengacaukan kebiasaanmu sebelumnya. Dari yang sebelumnya bangun maksimal jam 8.00 pagi, gara-gara liburan bangunmu semakin siang saja. Waktu tidur malammu yang tadinya maksimal jam 23.00, karena liburan lantas membuatmu ingin begadang menghabiskan waktu bermain game bersama teman.

Liburan juga menguras banyak tabunganmu, hingga akhirnya kamu hanya menyisakan sedikit uangmu untuk kembali memulai rutinitas. Nah padahal, berlibur fungsinya untuk mengembalikan semangatmu yang kendur akibat aktivitas yang monoton. Namun kenyataan malah berbicara lain.

Kamu malah letoy menyambut akhir masa liburanmu. Kamu pun malas bangun pagi, belum siap menyiapkan materi kuliah, uring-uringan sendiri, menyalahkan hari Senin sebagai monster-day, meluapkan kekesalan habisnya waktu liburanmu di media sosial, sengaja telat berangkat ke kampus atau ke kantor, dan sebagainya.

Apa kamu pernah mengalaminya? Jika iya, kondisi itu secara psikologis disebut sebagai “post-holiday blues” guys. Dilansir vebma.com, gejalanya antara lain rasa malas melakukan aktivitas rutin, susah tidur, atau sedih berkepanjangan.

Tentu waktu liburan selama kurang lebih satu bulan penuh dapat mengubah rutinitasmu. Kamu pun mulai sengaja mengubah pola hidupmu menjadi lebih santai seiring dengan masa liburan itu. Akhirnya kamu sedikit kesulitan untuk menyesuaikan kembali pada kebiasaan lamamu.

Masa transisi dari liburan ke waktu produktif ini memang wajar terjadi kok. Karenanya, mungkin saja muncul perasaan galau dan kesal dalam masa-masa ini. Bahkan mungkin saja ada perasaan takut untuk bertemu teman kampus atau atasanmu, gugup kala harus mulai menyiapkan presentasi, males dihadapkan untuk memikirkan tugas kampus, dan sebagainya. Pokoknya berasa kurang deh waktu liburnya.

Karenanya kamu perlu menyiasati ini dengan baik. Jangan gunakan sepenuhnya waktu liburmu untuk bersenang-senang saja. Melainkan intinya gunakan untuk cukup beristirahat. Kala waktu liburmu hampir habis, sebisa mungkin sudah mulai mengatur diri seminggu sebelum waktu libur habis. Kamu sudah harus mulai melakukan penyesuaian agar semakin siap memulai rutinitas.

Sumber gambar: www.maicih.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Sosok Profesional Di Balik Kesuksesan AC Milan Mencapai Final Coppa Italia

Sosok Profesional Di Balik Kesuksesan AC Milan Mencapai Final Coppa Italia

Belum Mendapatkan Pekerjaan Idaman Tenang, Berjuang Dulu

Belum Mendapatkan Pekerjaan Idaman? Tenang, Berjuang Dulu