Parodi Payung Teduh, Untuk Perempuan yang Sedang Datang Bulan uget uget

Parodi Payung Teduh, Untuk Perempuan yang Sedang Datang Bulan

UGETUGET – Beberapa waktu terakhir ini, lagu-lagu parodi Payung Teduh bermunculan. Band ini memang sedang digandrungi banyak anak muda. Band yang tenar melalui jalur independen ini mampu membius telinga lewat tembang-tembangnya yang syahdu.

Siapa yang belum pernah mendengar lagunya yang berjudul ‘Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan’? Lagu ini menjadi begitu hits karena lirik lagunya yang puitis. Maka tak pelak banyak menjadi incaran anak muda yang sedang mabuk asmara. Banyak yang ingin menyanyikannya kembali (cover) baik secara serius maupun parodi.

Sosok Kery Astina menjadi salah satu anak muda yang tak mau ketinggalan membuat parodi dari lagu tersebut. Dalam kanal Youtube-nya, dia memplesetkan lagu ini menjadi ‘Untuk Perempuan Yang Sedang Datang Bulan.’ Dia mengubah hampir seluruh lirik lagunya disertai dengan video klip yang mendukung.

Parodi tersebut secara keseluruhan menceritakan kisah seorang cowok yang selalu menjadi pembantu untuk membelikan segala kebutuhan pacarnya yang sedang datang bulan, seperti pembalut dan minuman kunir asam. Lagu ini juga menggambarkan curhatan seorang cowok yang kerap menjadi bulan-bulanan kala tak mampu memenuhi permintaan sang pacar.

Dalam lagu tersebut terdapat penggalan lirik lagu seperti berikut, “Lalu aku pun merasa takut, semakin lama ia makin kesetanan. Kadang juga ia ngamuk, tatkala aku tak bisa memenuhi permintaannya, nyari Kir*anti di malam hari. Sedikit cemas, takut di begal.”

Situasi ini mungkin dapat mewakili perasaan para cowok ya. Kedinginan saat harus keluar di malam hari. Uangnya habis untuk membelikan kebutuhan sang pacar. Terkadang budaya di Indonesia menuntut seorang lelaki untuk menjadi sosok yang bertanggung jawab atas wanita. Namun, di sisi lain kita abai untuk menyadari beban lain yang mungkin harus seorang lelaki tanggung di luar urusan percintaan.

Selanjutnya, Kery mendendangkan lirik lagu berikut, “Kadang juga aku kabur, tapi sebentar. Karena kalau lama minta putus. Belum jadi suami, sudah begini. Sedikit keras, banyak ngalahnya.” Saya sebagai cewek hanya tertawa kecil pada saat Kery menyanyikan lirik lagu bagian ini. Memang realitasnya, banyak perempuan yang sering memberikan ancaman putus kala kemauannya tak dituruti atau pun sedikit tertunda.

Untuk lelaki yang tahan terhadap situasi ini dan mungkin ditambah dengan alasan cinta, pasti akan berpikir dua kali untuk menyerah. Dalam banyak teori psikologi, memang telah banyak dikemukakan bahwa perempuan banyak menggunakan perasaannya daripada logika. Apalagi di kala sedang PMS, dia mungkin saja akan menjadi makhluk super sensitif.

Meskipun video ini hanya sebagai parodi yang mungkin sedikit banyak mewakili keluh kesah para lelaki pada pacarnya. Namun kita bisa mengambil sisi positifnya. Situasi yang mungkin menjengkelkan dan mengerikan bagi lelaki ini justru membuat kalian para lelaki belajar loh. Dalam jenjang pernikahan nanti mungkin saja tuntutan kebutuhan akan bertambah banyak dan kalian dituntut untuk siap dan bertanggung jawab atas itu.

Sumber gambar: id.pinterest.com

Yuk, Dapetin Konten Keren di Email

Kita pilihkan konten yang pasti kamu suka. Masukkan emailmu