Parade Sandelwood & Festival Tenun Ikat Sumba 2018: Sajian Kearifan Lokal Untuk Dunia
Sumber gambar: Jateng Pos
in

Parade Sandelwood & Festival Tenun Ikat Sumba 2018: Sajian Kearifan Lokal Untuk Dunia

UGET-UGET | Pulau Sumba adalah sebuah pulau yang termasuk dalam wilayah administratif Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau seluas 10.710 km2 ini terkenal akan kekayaan dan keindahan alam serta produk kebudayaannya. Dan dua hal menarik yang menjadi sorotan adalah keberadaan kuda berjenis Sandelwood dan Tenun Ikat Sumba.

Parade Sandelwood & Festival Tenun Ikat Sumba 2018: Sajian Kearifan Lokal Untuk Dunia
Sumber gambar: Jateng Pos

Kuda Sandel, atau juga dikenal dengan kuda Sandalwood poni merupakan kuda pacu asli Indonesia yang dikembangbiakkan di Pulau Sumba. Menurut cerita, kuda jenis ini merupakan hasil persilangan antara kuda Arab dengan kuda poni lokal. Persilangan tersebut dimaksudkan untuk memperbaiki penampilan dari kuda poni lokal sehingga bisa terlihat lebih gagah dan kekar.

Nama “sandalwood” berasal dari cendana (Sandelwood) yang di masa lalu menjadi komoditas utama ekspor Pulau Sumba dan beberapa pula di Nusa Tenggara. Kini, kuda Sandalwood ini dijadikan logo pemerintahan oleh Kabupaten Sumba Barat Daya.

Parade Sandelwood & Festival Tenun Ikat Sumba 2018: Sajian Kearifan Lokal Untuk Dunia
Sumber gambar: Bello.id

Untuk tenun ikat, siapa lagi yang tak mengetahuinya. Ragam corak dan varian warna yang unik menjadi ciri khas yang membedakan tenun ikat Sumba dengan tenun lain dari Nusantara. Bahkan, kain ini juga sudah dikenal mendunia sejak abad ke-18, di mana bangsa-bangsa Eropa menjadikan kain ini sebagai salah satu komoditas perdagangan mereka di pasar Eropa.

Parade Sandalwood dan Festival Tenun Ikat 

Saat penutupan Parade dan Festival tahun lalu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengungkapkan bahwa produk lokal seperti Sandalwood dan tenun ikat haruslah dijaga sebagai warisan dari 714 etnis yang tersebar di 17.000 pulau di Indonesia.

“Inilah kebhinekaan kita, Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita jaga karena sangat beragam” ungkap Presiden Jokowi seperti dilansir dari PresidenRI.go.id.

Parade Sandelwood & Festival Tenun Ikat Sumba 2018: Sajian Kearifan Lokal Untuk Dunia
Sumber gambar: Travel Kompas

Tahun ini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggar Timur kembali menyelenggarakan Parade 1.001 Kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat pada 7 hingga 12 Juli. Digelar beriringan, kemeriahan acara yang diselenggarakan di Pulau Sumba ini akan diawali dengan 150 perempuan yang mengenakan kaos berwarna orange yang dipadu dengan kain adat dari berbagai kecamatan di Sumba Barat.

Ratusan wanita tersebut akan duduk di tempat yang sudah disediakan panitia untuk. Kemudian, masing-masing dari 150 wanita tersebut akan menenun motif kain tenun yang berbeda.

Setelah itu, para lelaki dengan menggunakan pakaian adat, akan menunggai kuda sebanyak 1.001 dan menjalani parade dimulai dari depan kantor Camat Waikabubak, menyusuri jalan utama di wilayah tersebut dan selesai di depan rumah jabatan Bupati Sumba Barat.

Akses dan Penginapan

Untuk kamu yang ingin mendatangi Pulau Sumba, bergegaslah dan siapkan bekal serta segala sesuatunya. Untuk menuju Sumba, paling mudah jika kamu melalui Pulau Bali.

Kamu bisa turun di bandara Ngurah Rai, Denpasar, untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Sumba menggunakan pesawat dengan tujuan Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu dan Bandara Tambolaka.

Jika tidak ingin lewat Bali, kamu juga bisa melewati Flores, NTT, dari bandara El Tari. Setelah dari bandara tersebut, melanjutkan perjalanan menuju Sumba juga menggunakan pesawat dengan tujuan Bandara Waingapu.

Nah, untuk penginapan, tak usah risau. Segala jenis akomodasi sudah mulai dibangun dan berkembang pesat di Pulau Sumba. Mulai dari penginapan berjenis resort, homestay, atau hotel meski bukan berbintang. Semua jenis akomodasi tersebut sudah disediakan dan kamu pun tinggal memilihnya.

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Iklan Unik Makanan Produsen Snack Jepang Buat Iklan dengan 72 Pemeran

Iklan Unik Makanan: Produsen Snack Jepang Buat Iklan dengan 72 Pemeran

Ketik Idiot Muncul Donald Trump? Kok Bisa?

Ketik Idiot di Google Muncul Donald Trump? Kok Bisa?