Pantang Menyerah Jika Belum Saat Ini, Mungkin Giliranmu Masih Nanti
Sumber gambar: www.kompasiana.com
in

Pantang Menyerah: Jika Belum Saat Ini, Mungkin Giliranmu Masih Nanti

UGET UGET – Menyerah dan kehilangan harapan itu perbuatan terlarang, jadi jangan pernah bosan mendengar kata pantang menyerah. Karena memang kita pantang melakukan itu.

Harapan dan mimpi itu kebanyakan dipunyai semua orang. Tapi cara mereka barharap dan berusaha berbeda-beda. Hasilnya pun akan berbeda. Tapi ada satu keyakinan yang tidak boleh dilupakan. Jika usahamu sudah maksimal, maka nanti akan tiba saatnya kamu meraih hasilnya.

Memang tidak sama, mungkin kamu pernah melihat sahabatmu yang jjga berjuang bersamamu, sama-sama menginginkan sesuatu, tapi dia lebih dulu diberi kesempatan untuk mewujudkannya. Jangan jadikan itu pematah semangatmu atau kecemburuan yang berlebihan. Justru itu harus jadi semangat agar akamu meningkatkan lagi usaha dan doamu. Kita harus yakin bahwa akan tiba saatnya bagi kita untuk mendapatkan apa yang selama ini kita usahakan. Asalkan bersungguh-sungguh dan yakin dengan kekuatan Tuhan.

Semua akan dapat gilirannya, hanya saja mungkin waktunya berbeda. Kata-kata itu harus tetap diingat. Tuhan sudah mengatur segalanya dengan sempurna. Tidak perlu khawatir. Siapkan dirimu sampai tiba giliranmu.

Yang terpenting adalah pantang menyerah. Sikap menyerahmu itu yang bisa berbahaya dan menyebabkanmu kehilangan semua yang sudah kamu usahakan dari dulu. Hanya karena tidak sabar dan terlanjur pesimis.

Semua butuh waktu, semua ada masanya. Percaya saja pada Tuhan bahwa ketika waktu itu datang, maka saat itulah yang terbaik. Jika bukan sekarang, maka mungkin yang terbaik adalah di waktu yang akan datang. Tuhan tidak akan pernah membiarkan usaha kita sia-sia. Dia tahu yang terbaik. Jadi pasrahkan saja. Tapi ingat, berpasrah artinya sudah berusaha maksimal dan menyerahkan hasil sepenuhnya pada Tuhan. Dan pasrah itu berbeda dengan menyerah.

So, yang perlu diingat, tetap pantang menyerah ya. Mungkin hanya waktunya saja yang berbeda. Orang lain mungkin mendapatkan kesuksesannya dan meraih mimpinya hari inj. Sedang takdir kita ada di lain hari. Apapun itu, percayalah bahwa memang itu yang terbaik. Jika kita menilai usaha kita masih kurang, maka usaha lagi, lebih keras lagi, lebih giat lagi. Sampai pada hari di mana kita bisa menikmati hasil dari usaha kita ini.

Sumber gambar: www.kompasiana.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Loyalitas Mesut Ozil untuk The Gunners

Loyalitas Mesut Ozil untuk The Gunners

Festival Melupakan Mantan 2018 Urip Sing Sangsaya Ngrasuk Budi

Festival Melupakan Mantan 2018: Urip Sing Sangsaya Ngrasuk Budi