Orang Baik Bukan Bukan Berarti Naif dan Tak Berpendirian
Sumber gambar: babyologist.com
in

Orang Baik Bukan Bukan Berarti Naif dan Tak Berpendirian

UGET UGET – Pribadi yang baik memang disukai banyak orang. Tetapi di lain sisi sering menjadi sasaran empuk untuk disepelekan. Selama ini orang baik dipandang sebagai orang yang polos, lugu, mudah dibodohi,. Namun sejatinya, orang baik bukan berarti berkepribadian lemah. Sehingga bagi kamu yang memilih untuk menjadi orang baik, kehadiranmu tak akan lagi disepelekan.

Orang baik bukan berarti orang yang naif. Dilansir hellosehat.com, orang naif yang terlalu polos biasanya tidak pernah bisa menolak permintaan orang lain; tidak bisa marah untuk mengekspresikan diri; tidak tega untuk blak-blakan dan mengeluarkan uneg-uneg; selalu mengalah demi orang lain; dan selalu mementingkan kebutuhan orang lain daripada diri sendiri.

Sifat naif inilah yang selalu menempel pada diri orang baik. Sebab dia tidak berdikari atas dirinya sendiri. Orang seperti ini terlalu penurut sehingga sering kali mengabaikan kenyamanan dan kepentingannya sendiri. Padahal setiap orang punya hak atas dirinya sendiri, hak untuk bahagia, untuk menikmati kebebasannya, mendapatkan kesempatan, dan bebas untuk mengeluarkan pendapatnya.

Sayangnya, karakter seperti ini sering dianggap lemah. Orang lain akan dengan mudah meniadakan dan memanfaatkan orang seperti ini. Sebab orang sudah bisa menebak reaksi dan tanggapanmu apabila dimintai bantuan. Sifatmu yang mudah iba juga memudahkan orang lain untuk menipumu demi keuntungan pribadinya.

Melihat pengemis dan anak jalanan yang terlunta-lunta di jalanan saja, kamu mudah sekali memberikan uang. Padahal tak semua dari mereka bermaksud baik. Ada yang sengaja memasang raut muka melas untuk mendapatkan belas kasih. Padahal sejatinya mereka masih bisa bekerja dengan tenaganya sendiri. Malah dengan memberikan uang justru hanya akan memanjakan mereka, pun memperparah masalah sosial.

Kamu boleh menjadi pribadi yang baik, namun tetaplah menjadi dirimu sendiri. Kamu juga harus memperjuangkan hakmu. Sehingga orang lain akan lebih menghargai dirimu dan menganggapmu ada. Sebenarnya fenomena orang baik ini masih menjadi sesuatu yang kabur. Bahkan orang mulai beranggapan bahwa tidak ada sama sekali orang baik di dunia ini, yang ada hanya orang bodoh.

Ini pula yang memunculkan istilah, bad news is a good news, bad boys jauh lebih digandrungi, dan sebagainya. Sesuatu yang buruk malah lebih mendapat perhatian dan dipilih. Menurut saya, ini disebabkan adanya kesalahan persepsi mengenai orang baik. Orang baik bukanlah orang yang terlalu polos dan naif. Sehingga menjadi baik bukanlah sesuatu yang memalukan.

Sumber gambar: babyologist.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Bayern Munchen vs Beşiktaş Elang Hitam Turki yang Kesakitan

Bayern Munchen vs Beşiktaş: Elang Hitam Turki yang Kesakitan

Alasan Doi Susah Berpaling Darimu, Barang Kali Ini Alasannya

Alasan Doi Susah Berpaling Darimu, Barangkali Ini Alasannya