NASA Ciptakan Teknologi Anti Ban Bocor untuk Jelajahi Permukaan Bulan yang Tak Rata
Sumber gambar: twitter.com
in

NASA Ciptakan Teknologi Anti Ban Bocor untuk Jelajahi Permukaan Bulan yang Tak Rata

UGET UGET – Perhatian dunia pada bidang dirgantara, penerbangan (aeronautika), yang ranahnya mengarah pada keingintahuan pada kehidupan luar angkasa semakin bertambah besar. Terlebih dengan didirikannya The National Aeronautics and Space Administration (NASA) tahun 1958. Berbagai alat dan piranti yang dapat mendukung proses pencarian dan pengembangan ilmu pengetahuan terus dikembangkan, salah satunya teknologi anti ban bocor buatan NASA.

Segala upaya terus dilakukan untuk dapat bertahan di luar planet bumi. NASA baru-baru ini menciptakan roda yang tidak bisa bocor dan tidak bisa meletus. Roda ini nantinya akan sangat membantu manusia berkendara di bulan.

Roda ini didesain dengan menggunakan teknologi baru dengan bahan yang bisa berfungsi dengan baik pada permukaan bulan yang tidak rata. Ukurannya sedikit lebih besar dari roda bus. Ban ini sengaja dibuat fleksibel dan bisa kembali ke bentuk awal. Tidak masalah terbentur-bentur karena roda ini cukup kuat menahan beban berat.

Dilansir voaindonesia, bahan roda ini dibuat dari reaksi stoikiometri antara nikel dan titanium yang disebut nitinol. Inilah yang membuat roda ini superelastis. Roda ini tersusun dari anyaman 100 gulungan kabel baja sehingga membentuk permukaan yang lentur.

Karakter unik bahan ini mungkinkan roda kembali ke bentuk awalnya sehingga bisa menahan beban berat di medan yang bergeronjal sekalipun. Tidak seperti ban biasa yang selama ini digunakan. Ban bocor atau ban kempes tidak lagi menjadi masalah di luar angkasa. Bahkan Ilmuwan meyakini bahwa inovasi ini juga akan berdampak pada perubahan produksi roda kendaraan di bumi.

Sama halnya dengan di bumi. Permukaan bumi juga tidak seluruhnya rata. Di beberapa tempat masih saja kita temui jalan-jalan yang tidak bisa diakses kendaraan mengingat medan yang berbatu. Atau lereng-lereng terjal yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Mulanya permukaan bumi juga tidak rata, ada beberapa akses terputus. Namun seiring dengan perkembangan zaman, hal tersebut semakin tertutupi dengan perkembangan infrastruktur.

Ban biasanya yang kita tahu biasanya terbuat dari karet yang diisi dengan udara. Namun meskipun medannya sudah rata dan halus, tetap saja penggunaan jangka panjang membuat ban mengempis. Saat saya melihat desain ban buatan lembaga pemerintah Amerika dengan motto For the Benefit of All itu, pandangan saya bahwa ban haruslah dibuat dari bahan yang lentur seketika terpatahkan.

Teknologi begitu cepat berkembang ya. Bagaimana bisa ban dibuat dari baja yang keras? Namun ternyata ban itu jauh lebih elastis daripada ban karet. Kalau saya analogikan bentuknya seperti spiral pencuci piring. Bentuknya keras, tapi lentur, dan tak rusak kala menyingkirkan kerak-kerak membandel.

Boleh juga ide NASA yang satu ini. Jadi nantinya kendaraan bisa dengan mudah meluncur di permukaan bulan yang tidak rata. Roda ini dikabarkan akan menjadi titik perubahan produksi roda kendaraan, tidak melulu menggunakan karet. Sehingga inovasi ini sangat adaptif, tidak hanya berguna untuk di luar angkasa tetapi juga di bumi.

Sumber gambar: twitter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Jangan Sampai Kita Menyesal Karena Terburu-buru

Jangan Sampai Kita Menyesal Karena Terburu-buru

Pentingnya Liburan Bagi Mahasiswa Semester Tua

Pentingnya Liburan Bagi Mahasiswa Semester Tua