Mitos Tali Pusar di Berbagai Negara
Sumber gambar: kesolo.com
in

Mitos Tali Pusar di Berbagai Negara

UGET UGET – Peristiwa sekitar kelahiran, pernikahan dan kematian menjadi perhatian utama berbagai kebudayaan yang telah mengakar ratusan tahun lamanya. Ketiga peristiwa ini dianggap sakral lantaran menjadi penanda babak kehidupan seseorang. Ketiganya diperlakukan secara istimewa dengan rangkaian ritual masing-masing. Di sekitar ketiga peristiwa itu pula tumbuh mitos-mitos yang dipercayai hingga hari ini.

Salah satu mitos peristiwa kelahiran adalah tali pusar, dalam ilmu alam diistilahkan sebagai umbilical cord. Ia dianggap istimewa karena menjadi tumpuan utama setiap janin yang lahir. Selama sembilan bulan menyuplai zat-zat gizi dan oksigen kepada janin. Tali pusar merupakan saluran kehidupan, dan tanpanya tentu tidak akan pernah lahir seorang bayi.

Sebagai bentuk terima kasih, tali pusar yang harus dipotong setelah bayi lahir, diperlakukan dengan berbagai macam ritual dan kepercayaan. Setiap budaya memiliki ritual yang berbeda, namun pada intinya sama.

Ritual terhadap tali pusar bukan hanya dimiliki oleh suku-suku yang ada di Indonesia. Berbagai bangsa dan suku punya ritual masing-masing. Ini menandakan, adanya pemahaman yang sama antara berbagai negara dalam memperlakukan tali pusar dan kelahiran.

Bagi masyarakat suku Navajo Indian barat daya, biasanya tali pusar dikuburkan di keempat sudut kuburan keluarga yang dianggap mulia, sebagai pengikat antara generasi sebelumnya dan sang anak sebagai generasi penerus. Suku Maori di Selandia Baru memiliki kosakata yang sama untuk tanah dan tali pusar, whenua (baca: venua). Maksudnya tentu bahwa kehidupan berasal dari tanah, sehingga tali pusar sebagai lambang kehidupan perlu dikembalikan ke tanah. Mereka biasanya menguburkan tali pusar di tanah yang bersih dan belum tercemar apapun.

Masyarakat Bolivian Aymara dan Queche meyakini tali pusar dan sang bayi memiliki ruh masing-masing. Sehingga perlakuan terhadap tali pusar diistimewakan. Mereka memiliki ritual tersendiri untuk prosesi penguburan tali pusar, mulai dari pencucian sampai penguburan di tempat yang tersembunyi. Jika tidak dilakukan dengan benar, bisa datang pada ibu atau bayi menjadi penyakit, bahkan menyebabkan kematian. Suku Ibo di Nigeria dan Ghana menganggap tali pusar dan bayi adalah saudara kembar. Jika bayi merupakan saudara yang hidup, tali pusar adalah saudara yang mati. Mereka pun memiliki ritual sendiri untuk penguburan tali pusar.

Hal ironis terjadi pada masyarakat Vietnam dan China. Tali pusar biasanya direbus sendiri lalu diminum oleh ibu yang baru melahirkan. Kaldu hasil rebusan itu dipercaya memperbaiki kualitas asi.

Filipina memiliki tradisi yang lebih unik. Tali pusar dikuburkan bersama buku dan pensil, sebagai pengharapan sang bayi menjadi pintar. Hampir sama dengan beberapa masyarakat di Indonesia yang juga memiliki kepercayaan demikian. Di Nusa Tenggara Timur, tali pusar yang sudah dibersihkan ditaruh di atas perapian selama tiga bulan. Setelah mengering, tali pusar dikuburkan bersama dengan alat tulis.

Masyarakat Jawa meyakini tali pusar akan kembali ke dalam rahim ibunya setelah 42 hari bagi laki-laki, dan 36 hari untuk bayi perempuan. Karenanya, tali pusar harus dikuburkan di sekitaran rumah (di depan rumah bagi bayi laki-laki, di belakang bagi perempuan). Sekitar 40 hari itu, kuburannya harus diterangi dan sebisa mungkin tidak dikerubungi semut.

Selain yang telah dipotong, tali pusar yang melengket di pusar bayi juga diyakini masih bermanfaat bagi bayi. Tali pusar yang telah mengering dan lepas dari pusar bayi sebaiknya disimpan. Bagi orang Jawa, tali pusar itu bisa digunakan sebagai obat segala penyakit si bayi, bahkan sampai dewasa dan tua.

Tentu tidak ada salahnya jika mempercayai hal-hal demikian. Meski kini kita telah hidup di zaman yang modern, setidaknya perlakuan khusus kepada tali pusar bisa dimaknai sebagai ungkapan terima kasih. Jika dibandingkan dengan kedokteran modern saat ini yang menganggap tali pusar tidak lebih dari kotoran dan perlu dibuang setelah kelahiran bayi.

Sumber gambar: kesolo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Tanda Cowok Naksir Kamu Usaha Banget Supaya Penampilannya Selalu Kece

Tanda Cowok Naksir Kamu: Usaha Banget Supaya Penampilannya Selalu Kece

Semua Berubah Saat Negara Api Menyerang

Semua Berubah Saat Negara Api Menyerang