Menyikapi Kontroversi dalam Sepak Bola Ala Fans Fanatik
Sumber gambar: football-tribe.com
in

Menyikapi Kontroversi dalam Sepak Bola Ala Fans Fanatik

UGET UGET – Ada banyak kontroversi dalam sepak bola yang sering kita saksikan. Sekalipun hal itu sudah berusaha diminimalkan dengan berbagai macam teknologi. Misalnya saja teknologi garis gawang, atau yang baru-baru ini ada VAR.

Tetap saja masih bisa dijumpai kontroversi yang menghiasi sepak bola itu. Dan lucunya, perdebatan ini terkadang tidak memandang salah atau benar, tapi fanatik dan cinta.

Salah satu contoh yang masih menjadi kontroversi hingga saat ini adalah gol Cutrone dalam pertandingan penting AC Milan vs Lazio kemarin. Milan menang 2-1 saat itu. Tapi nampaknya hasil itu sedikit “digugat” di akhir pertandingan.

Awalnya tidak ada yang menyangka bahwa gol ini akan menjadi kontroversi. Tapi nyatanya hal ini cukup ramai diperbincangkan. Gugatan awal berasal dari Simone Inzaghi, pelatih Lazio yang berkata bahwa gol itu adalah handball.

Lalu, apa tanggapan para fans fanatik? Begini. Sayangnya, protes itu terlambat. Sehingga gol tetaplah menjadi gol. Dan itu menjadi pembeda dipapan skor. Tidak bisa diganggu gugat lagi.

Padahal, jika ingin didebat, para fans Lazio memang layak mengatakan gol itu melibatkan tangan Cutrone. Tapi mereka melihat itu setelah tayangan lambat yang banyak beredar di akhir pertandingan. Beda ceritanya dengan apa yang terjadi di lapangan sebelumnya. Bahkan pemain Lazio sendiri tidak melakukan protes apapun saat itu. Meskipun, bisa diakui ada peran tangan Cutrone di dalam proses terjadinya gol itu. Bahkan, secara blak-blakan Gattuso mengakui bahwa setelah dia melihat tayangan ulang, Cutrone melakukan itu dengan tangannya.

Ini hanya masalah pengakuan, bukan perkara hasil lagi. Toh, semuanya sudah diputuskan. Meskipun begitu, fans Milan masih banyak juga yang melakukan pembelaan. Ada yang bilang itu bahu, ada yang bilang itu tangan pasif, dan banyak lagi pembelaan. Silahkan saja. Lagi pula mereka membela apa yang dicintainya. Dan hal itu wajar.

Jika hal yang sama terjadi pada tim kesayangan kita, maka kita bisa jadi melakukan hal yang sama. Membela apa yang kita cintai dan mencoba untuk mencari alasan selogis mungkin untuk membenarkan tindakan yang kontroversial itu.

Betapapun, kontroversi dalam sepak bola memang begitu adanya. Mungkin kali ini Milan adalah aktornya, tapi jangan lupa bahwa Milan juga sering jadi korbannya. Fans Milan juga pernah melakukan protes seperti fans Lazio, dan fans Lazio tentu juga pernah melakukan pembelaan saat timnya dikatakan melakukan sebuah kontroversi.

Ini hanya perkara bagaimana seorang fans fanatik menanggapi kontroversi dalam sepak bola. Bagaimanapun reaksi mereka, itulah yang justru membuat kontroversi ini ada dan menjadi bumbu sempurna dalam permainan si kulit bundar. Ada tuduhan, ada pula pembelaan, itulah yang menghadirkan kontroversi. Dan sekali lagi, dalam hal ini, benar atau salah sudah nyaris tidak berguna lagi.

Sumber gambar: football-tribe.com

https://www.youtube.com/watch?v=tKxlDxlOCh4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Happiness Counter, Kulkas Ini Hanya Bisa Dibuka dengan Senyuman

Happiness Counter, Kulkas Ini Hanya Bisa Dibuka dengan Senyuman

Lagu Tentang Malam yang Lambangkan Kesendirian

Lagu Tentang Malam yang Lambangkan Kesendirian