Menulis Cara yang Dianjurkan untuk Berefleksi Atas Kegagalan
Sumber gambar: astralife.co.id
in

Menulis: Cara yang Dianjurkan untuk Berefleksi Atas Kegagalan

UGET UGET – Kegagalan adalah suatu hal yang wajar terjadi. Namun ada kalanya, kegagalan membut kita dihantui rasa bersalah. Rasa trauma atau ketidakpuasan di masa lalu membuatmu takut mencoba hal-hal baru. Kalau begini terus, kapan mau maju? Nah berikut ada tips supaya kamu bisa terus melangkah dan menatap masa depan dengan lebih optimis.

Sebuah riset yang dilakukan oleh Brynne DiMenichi dan kawan-kawan menunjukkan bahwa dengan menuliskan kegagalan di masa lalu, dapat membantu meningkatkan kinerjamu di masa depan lho. Iya, kamu cukup menuliskannya di atas kertas. Apa benar bisa begitu?

Ya, dilansir kompas.com (27/3), nyatanya metode tersebut ampuh menurunkan hormon kortisol, yang adalah hormon stres. Menurut penelitian ini, metode tersebut berguna dalam meningkatkan kinerja di banyak bidang, termasuk pengaturan terapeutik atau pengobatan, pendidikan, dan olahraga. Wah banyak sekali ya manfaatnya, kalau begitu bentuk kegagalan seperti apapun bisa disembuhkan dengan cara ini ya?

Dengan menulis, berarti kamu juga berefleksi atas kegagalanmu itu. Dengan menulis, otakmu akan terbantu untuk mengupas suatu peristiwa; mulai dari menceritakan kronologi, sebab musababnya, perilakumu, kebiasaanmu yang berpengaruh atas kegagalan itu, dan sebagainya.

Kamu pun terbantu untuk menilik lebih dalam daripada hanya sekadar memikirannya. Sebaliknya, memikirkan kegagalan hanya membuatmu merasa berdosa, pun mengganggu fokusmu karena hal yang bisa kamu lakukan hanya menangis. Brynne DiMenichi menyebutkan, dengan menuliskannya, respons stres tubuh terlihat lebih mirip dengan seseorang yang tidak terkena stres sama sekali.

Saya pernah menonton sebuah drama Korea berjudul While You Were Sleeping, yang kurang lebih terdapat kutipan begini, “Jangan menangis, jangan terlalu lama menyalahkan dirimu. Tapi jangan melupakan apa yang terjadi.” Kalimat itu diucapkan oleh Jung Jae Chan pada Hong Joo yang sedang merasa bersalah atas perbuatannya.

Menyimpan sebuah kegagalan dalam pikiran memang membuatmu terus menyalahkan dirimu. Kegagalan memang tidak untuk dilupakan, tetapi sebaiknya dijadikan pelajaran agar tak mengulangi hal yang sama di masa depan. Justru dengan kegagalan, kamu akan jauh lebih bijak dan berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Dengan begitu, segala uneg-uneg yang menjadi momok dalam pikiranmu itu setidaknya bisa kamu tumpahkan dalam selembar kertas. Kinerjamu pun akan jauh lebih baik setelah ini. Lagi pula menulis adalah cara terbaik mengingat sesuatu. Dengan menulis, kamu tetap bisa mengingat, tapi tak lantas melupakannya.

Sumber gambar: astralife.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT untuk Anak

Manfaat dan Efek Samping Imunisasi DPT untuk Anak

Fiesta dan Travelling yang Tak Sia-Sia

Fiesta dan Travelling yang Tak Sia-Sia