Menikah Bukan Hanya Perkara Dua Hati
Sumber gambar: tmb9.wordpress.com
in

Menikah Bukan Hanya Perkara Dua Hati

UGET UGET – Sering kita berpikir, kalau dengan adanya dua hati yang saling mencintai, sudah cukup menjadi alasan untuk menikah. Padahal sebenarnya itu belum cukup.

Ini tidak berarti menakut-nakuti atau memberi bayangan negatif tentang pernikahan. Justru ini adalah salah satu bentuk persiapan untuk melangkah ke arah penting itu. Kita sama-sama mengerti betapa pentingnya pernikahan. Jadi, saya rasa hal ini tidak boleh asal-asalan.

Menikah itu bukan hanya perkara dua hati saja. Dua hati yang dimiliki oleh dua orang yang saling mencintai. Lebih dari itu, kita harus menengok apa yang dibawa oleh masing-masing pihak. Satu hal sederhana saja yang jelas, yaitu keluarga yang berbeda.

Dua hati yang saling mencintai berkewajiban menyatukan kedua keluarga itu sebelum mereka juga bisa bersatu seutuhnya. Karena bagaimana pun, keluarga menjadi salah satu hal terpenting dalam hidup seseorang.

Kita tentu pernah mendengar istilah tak direstui, dan yang nekad juga ada dan memilih pergi meninggalkan keluarga yang selama ini sudah membesarkannya. Kita tidak ingin begitu juga kan? Itulah kenapa kita perlu menyatukan mereka dulu. Setidaknya membuat mereka sama-sama suka dan percaya dengan kita. Kita yang nantinya akan hidup dengan salah satu bagian dari keluarga mereka.

Selain itu, dua insan yang saling mencintai terkadang juga berasal dari suku budaya atau bahkan negara yang berbeda. Mau tidak mau dua insan itu harus berusaha menyandingkan perbedaan itu. Bukan menyeragamkan untuk menjadi sama, namun menyerasikannya.

Dua insan, dengan dua keluarga yang berbeda, dua budaya yang berbeda, bisa jadi juga dua bahasa yang berbeda. Mereka bermodal sebuah cinta dan berjuang menyandingkan perbedaan itu agar bersatu. Bukan perjuangan yang main-main. Tapi cinta tahu ia harus bagaimana. Tentu perbedaan itu bukan halangan. Perbedaan itu hanya tantangan, dan tantangan itu harus dilalui sebelum lanjut kejenjang pernikahan.

Jika sudah memikirkannya matang-matang, pastilah pernikahan nantinya akan berjalan lancar. Lain halnya jika hal itu tidak dipikirkan sejak dini, nanti setelah menikah bisa jadi bingung sendiri. Untuk itu, dua hati yang saling mencintai harus berjuang bersama untuk mempersiapkannya. Kekuatan mental sangat penting untuk menghadapi tantangan itu. Tapi jika dilalui dengan keyakinan serta niat baik juga komitmen untuk selalu bersama, tidak mustahil jika berbedaan itu nantinya justru memberi warna yang lebih komplit dan lengkap dalam kehidupan kedepannya.

Sumber gambar: tmb9.wordpress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Pola Sinetron Indonesia Dipandang Dari Segi Karya Sastra

Pola Sinetron Indonesia Dipandang Dari Segi Karya Sastra

Iklan Lucu Provider Sebelum Era Internet Cepat

Iklan Lucu Provider Sebelum Era Internet Cepat