Sumber gambar: helpfulhabitat.com
in

Menggunakan Waktu Efisien Pada Saat Berak Untuk Kaum Pria

UGETUGET | Bulan ini kawan-kawan pastinya pernah berak, entah itu menggunakan toilet duduk atau tolilet jongkok, itu bukan menjadi masalah. Menjadi masalah adalah ketika tidak ada air atau tahinya tidak mau tenggelam dengan guyuran air bahagia.

Di bawah ini ada beberapa kebiasaan yang bagus untuk kawan-kawan kaum pria pada saat menunggu tahi jatuh ke toilet. Oiya, mungkin kawan-kawan tidak tahu bahwa rata-rata waktu yang dihabiskan manusia ketika e’ek ialah 20 menitan. Itu pun ketika lancar.

Berbeda ketika tidak lancar. Misalnya mules atau terkesan anginnya saja yang keluar, kira-kira waktu yang dihabiskan bisa sekitar 30 menitan.

Waktu yang terbuang untuk menunggu e’ek jatuh ke toilet akan terbuang sia-sia bila kita tidak melakukan apapun. Karena itu saya akan merekomendasikan 4 kegiatan cum aktivitas yang berguna sembari menunggu e’ek berlabuh.

Berpikir Ke Depan

Kawan-kawan kaum pria bisa memikirkan tindakan apa yang akan dilakukan ketika keluar dari toilet. Bagi perokok, kalian bisa merokok. Bagi kalian yang tidak merokok, kalian bisa ngemut permen.

Bahkan mungkin saja saat kalian fokus berak kemudian bermunculan ide dan gagasan tindakan apa yang harus dilakukan. Misalnya saja dapat ilham judul skripsi atau strategi untuk menarik simpati dosen.

Membaca

membaca di toilet
Sumber gambar: brighthealing.com

Membaca buku atau komik merupakan pilihan tepat. Waktu 20 menit apabila digunakan untuk membaca setidaknya bisa mendapatkan 3 lembar halaman yang penuh dengan teks.

Bagi kalian para penggila bacaan mungkin sering melakukan hal ini. Untuk kawan-kawan yang belum pernah mencoba bisa menerapkan ini karena ada sensasi luar biasa ketika membaca sambil ngeden. Pastinya berbeda dan nikmat pastinya!

Mendengarkan Musik Klasik

mendengarkan musik di toilet
Sumber gambar: 123rf.com

Memutar musik orkestra atau musik klasik bisa jadi aktivitas yang menyenangkan. Beberapa penelitian mengatakan bahwa ketika orang mengandung (anak pastinya), dan mendengarkan musik-musik klasik maka akan berpengaruh pada janin yang dikandungnya dan menimbulkan reaksi di perut.

Jadi mungkin saja saat kawan-kawan e’ek dan mendengarkan musik klasik bisa terjadi reaksi. Tingkat kenyamanan kawan-kawan pada saat mengeluarkan si tahi pastinya beda. Apalagi dibarengi dengan bit cepat musik klasik, pastinya si tahi akan menyesuaikan ritme tersebut.

Menggosok Gigi

mendengarkan musik di toilet
Sumber gambar: babycenter.com

Waktu 20 menit tidak akan sia-sia juga ketika kawan-kawan berak sambil menggosok gigi. Gerakan tangan kawan-kawan pada saat menggosok gigi akan membantu fleksibilitas tubuh dan mempermudah si tahi keluar dari markas besarnya.

Empat kegiatan di atas semoga membantu kawan-kawan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Saya yakin empat hal tersebut sangat bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Ada Nama Pengusaha Di Balik Kepopuleran Mie Instan

Ada Nama Pengusaha Di Balik Kepopuleran Mie Instan

Wakamaru Robot Humanoid Pelindung Rumah Jadi Pengin Bawa Pulang

Wakamaru Robot Humanoid Pelindung Rumah, Jadi Pengin Bawa Pulang