Menengok Kepemimpinan Era Kesukuan
Sumber gambar: boombastis.com
in

Menengok Kepemimpinan Era Kesukuan

UGETUGET | Hallo, kawan-kawan di era sekarang ini yang mungkin termasuk dalam era state atau negara. Apabila menarik lagi sebelum era state atau negara maka yang kita peroleh ialah era kesukuan, bahkan itu sebelum era kerajaan.

Patut diketahui bahwa pada saat era kesukuan sosok pemimpin dipilih atas dasar orang tertua dan diakui kehebatanya secara fisik dan lobi politik. Kenapa bisa begitu? Saya akan menjelaskan secara sederhana.

Kalian pastinya lahir di sebuah desa (maaf untuk yang lahir di RS atau di kota), pastinya sebuah desa apabila ditarik lebih jauh secara keturunan merupakan satu keluarga.

Berbeda dengan zaman sekarang, dulu orang menikah tidak seenaknya sendiri seperti sekarang. Tetapi melihat apakah desa yang ditaksir sama pasangan merupakan desa aliansi dengan perjanjian keamanan.

Ya gimana ya, dulu tidak ada gadget dan masih menggunakan transportasi hewani (mahluk hidup), sehingga lingkup informasi terbatas.

pemimpin era kesukuan
Sumber gambar: syajarra.blogspot.com

Di sini sosok kepemimpinan di sebuah kesukuan sangat berpengaruh, bagaimana pemimpin menyebarkan telik sandi (bahasa kerennya sepion, eh spionase) untuk mendapatkan informasi dari suku yang belum beraliansi, atau melihat loyalitas suku yang beraliansi.

Dulu informasi telik sandi sangat berharga untuk menentukan tindakan pemimpin dalam memilih sikap, pastinya berbeda dengan sekarang yang informasi seperti arus tsunami.

Perjalanan informasi juga bisa memakan waktu beberapa hari, minggu, bulan tergantung radius lokasi informasi itu berada.

Bicara kepemimpinan, apabila sekarang TNI yang memang fokus dalam mempertahankan wilayah teritorial. Dulu tentara terbagi dua, pertama yaitu tentara bayaran yang menyewa dari suku lain, kedua sipil termasuk tentara dan tentara termasuk sipil.

Oleh karena itu terkadang apabila terjadi perang antar suku maka, setiap keluarga di dalam suku akan mengutus anak laki-lakinya ikut perang.

Mungkin terdengar aneh untuk kalian, tapi dulu belum ada tentara profesional. Jadi wajar ketika setiap keluarga di dalam suku, berlatih untuk perang. Karena pertahanan terakhir dalam sebuah suku ialah keluarga dalam suku sendiri dan beberapa aliansi suku.

Apabila menarik kembali ke era kekinian, pastinya sudah terjadi perubahan cara berpikir yang sangat drastis. Oleh karena itu sosok kepemimpinan di sebuah kesukuan sangat disegani di dalam suku tersebut. Karena beliau yang menentukan hancur dan sejahteranya suku untuk mengembangkan peradaban dan regenerasi suku.

Jadi bisa dikatakan apa yang kalian rasakan sekarang merupakan sebuah evolusi sistem tata kelola wilayah (belum menemukan istilah yang pas). Jadi bersyukurlah kawan-kawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Gagasan Ini Mungkin Akan Menghapus Biaya Politik di Indonesia

Gagasan Ini Mungkin Akan Menghapus Biaya Politik di Indonesia

Sapaan Saudara Beda Daerah, Beda Sebutannya

Sapaan Saudara Beda Daerah, Beda Sebutannya